detikNews
Minggu 28 April 2019, 12:10 WIB

Ketinggian Air di Pintu Manggarai Turun, Warga Tetap Diimbau Waspada

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Ketinggian Air di Pintu Manggarai Turun, Warga Tetap Diimbau Waspada Kondisi di Pintu Air Manggarai pukul 11.05 WIB pada Minggu, 28 April 2019 (Foto: Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta - Ketinggian air di pintu air Manggarai terpantau sudah menurun. Saat ini, status pintu air Manggarai Siaga IV dan disebut sudah normal.

"Untuk pintu air Manggarai saat ini sampai jam 11.00 WIB (ketinggian) 710 cm, masuk di level Siaga IV, normal," kata petugas operasi pintu air Manggarai, Djamali, di lokasi, Minggu (28/4/2019).

Ketinggian air di pintu air Manggarai sudah menurun sejak Jumat (26/4) sore. Tinggi air di Bendung Katulampa maupun Depok juga sudah terpantau aman.




"Sudah menurun untuk Katulampa. Katulampa di sini sudah 40 cm, Depok juga sudah menurun, sudah 140 cm, sudah normal semua," kata Djamali.

Menurut Djamali, petugas terus memantau ketinggian air di Bendung Katulampa, Depok, maupun pintu air terkait karena hujan disebutnya tidak bisa diprediksi dan bisa terjadi kapan saja. Meski tinggi air sudah normal, Djamali meminta warga tetap waspada.

"Kemungkinan untuk saat ini sudah normal semua. Tapi tetap imbauan untuk masyarakat, terutama yang ada di bantaran sungai, tetap waspada, jangan lengah, dan juga tetap memantau peningkatan-peningkatan yang ada saat ini. Apabila terjadi debet air yang tinggi agar pindah ke tempat yang lebih aman," tuturnya.

Terkait sampah di pintu air Manggarai, Djamali menjelaskan sampah sudah dievakuasi oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup. Ada tiga ekskavator dan truk yang bersiaga untuk mengangkut sampah.




"Dari pantauan saya untuk sampah sudah dievakuasi oleh Dinas Lingkungan Hidup. Di sini juga ada tiga ekskavator yang diturunkan untuk mobilisai sampah dan juga truk-truk sudah disiagakan," papar Djamali.

Di seberang pos pintu air Manggarai, petugas tampak mengevakuasi dan memotong batang pohon besar di pinggir sungai. Menurut Djamali, batang pohon itu hanyut terbawa arus saat banjir.

"Kalau pohon itu kemungkinan ya dari arus, dari air yang cukup besar kemarin, dan kemungkinan pohon itu yang ada di pinggiran Sungai Ciliwung, jadi terbawa arus," ungkapnya.


Simak Juga "Sampah Masih Terus Mengalir ke Pintu Air Manggarai":

[Gambas:Video 20detik]


(azr/dhn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com