DetikNews
Minggu 28 April 2019, 09:32 WIB

Soal Pemilihan Cawagub, Gerindra DKI: 2 Minggu Lagi Pansus Beres

Ibnu Hariyanto - detikNews
Soal Pemilihan Cawagub, Gerindra DKI: 2 Minggu Lagi Pansus Beres Foto: Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Iman Satria mengatakan panitia khusus (Pansus) pemilihan wakil gubernur hingga saat ini masih dalam tahap pembentukan. Iman memperkirakan proses ini rampung dalam dua minggu mendatang.

"Sekarang lagi proses pembentukan pansus sekarang, itu setiap fraksi diminta mengirimkan perwakilannya, ini lagi proses," kata Iman Satria saat dihubungi, Sabtu (27/4/2019).


"Seminggu, dua minggu ke depan pembentukan (Pansus) beres," sambungnya.

Pernyataan Iman ini menanggapi permintaan Fraksi PKS di DPRD yang mendorong proses pemilihan Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno dipercepat. PKS dan Gerindra sudah mengajukan Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub ke DPRD DKI.

Iman mengatakan lamanya pembentukan pansus ini karena berbenturan dengan masa Pemilu 2019. Namun, menurutnya, kini hampir seluruh Fraksi di DPRD sudah menyetorkan nama untuk perwakilan di pansus.

"Hampir semua, kita juga saja baru kirimin. Kan kemarin sibuk Pileg dan Pilpres. Ini kan sudah selesai, ini akan mulai," kata dia.


Senada dengan Iman, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, Ashraf Ali mengatakan pemilihan Wagub DKI menunggu kerja Pansus. Pansus nantinya akan mengeluarkan tata tertib (tatib) pemilihan yang mengatur mekanisme pemilihan Wagub DKI. Namun, dia tak menyebutkan kapan Pansus akan terbentuk.

"Jadi itu kan diatur oleh tatib, kan tatib itu belum rampung mengenai bab pemilihan wagub, sehingga tertunda. Maka kemarin itu masalah wagub ini berkaitan dengan regulasi sudah harusnya diputuskan melalui pansus tatib berkaitan dengan masalah itu. Tapi ada keinginan melalui panlih, tapi panlih itu kan melalui produk oleh tatib, bagaimana mekanisme panlih, bagaimana cara menentukan secara teknis diatur di sana (tatib)," ungkap Ashraf.


Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menilai berlarut-larutnya pemilihan penganti Sandiaga disebabkan Gerindra dan PKS yang sempat lama mengajukan nama ke DPRD. Menurutnya, kedua partai pengusung harusnya langsung mengajukan nama setelah Sandiaga memutuskan mundur dari jabatan Wagub DKI.

"Bukan masalah lambat di pansus, tapi lambat di kesepakatan partai pengusung. Itu kan paripurna pengunduran diri Pak Sandi itu Agustus, kemudian September keluar kepres pengunduran Pak Sandi itu 2018. Baru 2019 muncul nama kesepakatan itu," sebut Gembong.
(ibh/tsa)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed