Panggilan wapres itu awalnya terlontar saat Ketua PWNU Banten Bunyamin memberi sambutan dalam syukuran. Bunyamin kemudian mengatakan usaha untuk menyukseskan pemilu sudah dilakukan secara maksimal.
"Jadi mohon maaf kalau hasilnya tidak memuaskan. Ikhtiar sudah maksimal. Yang jelas kalau doa selalu Jokowi-Ma'ruf terpilih jadi presiden dan wakil," kata Bunyamin, Sabtu (27/4/2019).
Baca juga: Ma'ruf Amin Menolak Sapaan 'Siap Wapres!' |
Mendengar dirinya dipanggil dengan sebutan 'wakil presiden', Ma'ruf mengingatkan hal tersebut belum boleh dilakukan. Dia mengatakan baru bersiap-siap sebagai wakil presiden.
"Tapi belum boleh dipanggil wakil presiden, belum resmi. Makanya saya baru siap-siap jadi wakil presiden," katanya.
Ma'ruf menyebut, pada pemilu serentak ini, warga NU telah menjalankan kewajiban mencari pemimpin. Ini terbukti dengan maraknya dukungan kepada dirinya di basis-basis NU.
"NU utuh bulat menjalankan kewajiban memilih pemimpin. Di Jatim, Jateng menang, Jogja menang, kecuali Jawa Barat dan Banten. Saya lihat bukan kalah, tapi belum menang," katanya.
Tonton juga video Hadiri Gebyar Sholawat, Ma'ruf Ibaratkan NU Kayak Bahtera Nuh:
(bri/haf)











































