Mendamba Ramadan yang Bikin Damai Ala Remaja Masjid Cut Meutia

Isfari Hikmat - detikNews
Jumat, 26 Apr 2019 21:32 WIB
Pengurus RICMA menjelaskan program Ramadan (Isfari Hikmat/detikcom)
Jakarta - Bulan suci Ramadan 2019 akan tiba 2 minggu lagi. Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) menyiapkan banyak program menarik dengan pesan kedamaian.

RICMA tahun ini mengusung tema Hijrah 4.0 dalam serangkaian kegiatannya di bulan suci Ramadan 2019. Mereka ingin mengajak para remaja memanfaatkan momen spesial ini untuk melakukan hijrah. Hijrah dapat dimulai dengan perbuatan kecil yang dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih besar.

"Sebanyak 13 komunitas pemuda lintas agama dan NGO melakukan gerakan bersih-bersih di Manggarai pada 20 April lalu," ujar Fadel Muhammad, Ketua Gema Ramadan RICMA pada Jumat (26/4/2019).

Sebanyak 130 warga lintas agama saat itu melakukan kegiatan bersama tanpa melihat perbedaan agama. RICMA juga akan mengajak anak jalanan yang ada di Sekolah Masjid Terminal (Master) Depok untuk jalan-jalan sambil edukasi.

Sekitar 50 anak akan diajak melihat rumah produksi serial anak yang digemari, Nusa dan Rara. Didampingi oleh kakak asuh, mereka juga akan berekreasi ke Museum Layangan pada 30 April 2019.

Tak hanya itu, mereka akan mengumpulkan peralatan salat untuk dibagikan ke musala kecil di terminal atau perkampungan Jakarta. Sekitar 1.440 alat salat masih layak pakai akan dibagikan. Sajadah, sarung, mukena, dan peci salah satu yang mempengaruhi kekhusyukan ibadah.

"Jumlahnya disesuaikan dengan tahun hijriah," kata Fadel.

RICMA juga akan menggelar Ramadhan Art Festival yang menampilkan konsep hijrah. Menggandeng komunitas seniman, akan membuat instalasi seni yang menyenangkan. Pengunjung akan diajak mengenal Islam sambil mengikuti perkembangan zaman. Tak hanya kegiatan sosial, kegiatan kajian juga akan dipusatkan di Masjid Cut Meutia.

"Tahun ini, kita akan mengadakan beberapa kajian. Full selama 30 hari mulai dari kajian subuh, zuhur, berbuka puasa, dan tarawih," ujat Moch Deo Saputra mewakili Yayasan Masjid Cut Meutia.

Masjid Cut Meutia juga akan mulai memfasilitasi kegiatan iktikaf yang memasuki tahun kedua. "Sebelumnya sudah ada, namun tahun ini akan difasilitasi penceramah dan imam saat solat malam," kata Deo.

Kebutuhan sahur untuk 100-150 pax akan dipersiapkan. Bahkan untuk berbuka puasa setiap hari masjid akan sediakan hingga 1.000 pax, takjil sebanyak 1.000-1.500 pax, dan kurma satu ton.

Guna mencairkan suasana pasca Pemilu 2019. Panitia akan menghadirkan acara wayang dengan dalang Sujiwo Tejo. Sebagaimana dakwah di zaman Wali Songo, acara wayang nanti juga akan diselipkan nilai-nilai dakwah.

"Kita ingin menyatukan semua setelah melewati pesta demokrasi. Cinta akan menyatukan semua, tahun politik semua jadi sensi, seakan-akan toleransi menjadi langka," ujar Ketua Umum RICMA, Muhammad Husein.

Husein berharap tahun ini Ramadan penuh dengan cinta. Tidak ada lagi perbedaan agama ataupun beda pilihan paslon yang menyebabkan perpecahan. Semua akan kembali bersatu karena cinta dengan bulan Ramadan. (isf/fay)