DetikNews
Jumat 26 April 2019, 18:17 WIB

Menengok Suasana Real Count TKN Jokowi-Ma'ruf

Eva Safitri - detikNews
Menengok Suasana Real Count TKN Jokowi-Maruf Lokasi real count TKN Jokowi (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin memiliki lembaga internal guna melakukan tabulasi penghitungan suara sementara. Tabulasi dilakukan di ruang Legian, Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

detikcom berkesempatan melihat langsung suasana lokasi penghitungan suara sementara itu. Dalam satu ruangan terdapat dua baris meja komputer yang setiap baris diisi 40 orang dengan posisi berhadapan.

Terlihat memang suasana hening dalam ruangan ini. Mereka para relawan sangat fokus menginput data ke dalam sistem. Salah satu relawan, Sopik, mengatakan pekerjaan ini sangat mudah, hanya dirinya mengalami kesulitan ketika mendapati tulisan pada softcopy lembar C1 yang tak begitu jelas.


"Gampang kalau gambarnya jelas, misalnya kayak provinsi apa gitu jelas. Biasanya kan ada yang tulisan TPS berapa, terus di provinsi mana, itu nggak terlalu jelas," ujarnya.

Ia pun melewati jika menemukan hal seperti itu. Kemudian diselesaikan lagi dengan tim lain karena Sopik takut kalau-kalau salah dalam menginput.

"Kalau nggak jelas kita skip. Nggak kita input, takutnya salah nanti diatur sama divisi lain," terangnya.

Menengok Suasana Real Count TKN Jokowi-Ma'ruf Lokasi real count TKN Jokowi (Eva Safitri/detikcom)

Sopik bekerja selama 8 jam setiap hari dengan beristirahat dua kali. Ia mengaku dibayar oleh tim TKN, meski enggan menyebutkan angkanya. "Iya pasti dibayar," katanya.

Dalam ruangan itu juga terdapat 4 layar yang menampilkan fungsi yang berbeda. Di sisi kanan, terdapat layar dengan tampilan hasil quick count dari beberapa lembaga survei dan hasil rekapitulasi dari situs situng KPU. Sementara layar di sisi kiri berfungsi untuk menunjukkan hasil penghitungan suara oleh tim TKN serta contoh tampilan dalam menginput data.


Sementara itu, Direktur Relawan dan Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf, Lukman Edy, mengatakan secara total terdapat 240 petugas yang menginput data. Mereka dibagi menjadi tiga shift dalam setiap hari karena sistem penghitungan suara ini berjalan 24 jam.

"Total ada 240 orang dibagi 3 shift. Mereka ini sebagian 50 persen adalah relawan social media dan 50 persen lain relawan gabungan dari partai-partai," katanya.

Lebih lanjut, Lukman menjelaskan sistem penginputan data ini diambil berdasarkan hasil salinan C1 yang difoto oleh para saksi di hari pencoblosan. Namun, di sisi lain, mereka juga memiliki salinan hardcopy untuk diarsipkan sebagai bukti jika nantinya ada gugatan di MK.

"Jadi koordinator kita mengumpulkan soft file C1 melalui dua pola. Pertama, mengumpulkan hardcopy. Dan itu terus berjalan sampai sekarang. Hardcopy ini kepentingannya untuk tanda bukti formal nanti kalau ada perkara di MK. Kita sudah siapkan 550 box kontainer untuk kita arsip semua hardcopy," ujarnya.

"Kedua softcopy itu, softcopy itu C1 yang mereka foto yang langsung mereka kirimkan ke pusat ini, kemudian mereka langsung input ke komputer, dan sistemnyalah yang merekap," lanjutnya.


Saksikan juga video 'Update Real Count Pilpres 2019!':

[Gambas:Video 20detik]


(eva/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed