detikNews
Jumat 26 April 2019, 15:39 WIB

PKB DKI soal Banjir: Anies Nggak Becus, Jauh Sama Ahok

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
PKB DKI soal Banjir: Anies Nggak Becus, Jauh Sama Ahok Penampakan sampah di Pintu Air Manggarai pasca-banjir di DKI Jakarta. (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banjir di Jakarta disebabkan oleh kiriman dari daerah lain. Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas menilai Anies bekerja kurang baik dibanding gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

"Intinya gubernur nggak becus, nggak ada hujan kok banjir. Jauh sama gubernur sebelumnya ini, zaman Ahok," kata Hasbiallah kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).

Hasbiallah menyoroti dua hal terkait penanganan banjir di Jakarta. Yang pertama adalah ketiadaan kepala di Dinas Sumber Daya Air.

Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas (berkemeja hijau)Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas (kanan, berkemeja hijau). (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)

"Bagaimana mau jalan pemerintah, wong tata air Plt, penyerapan nggak maksimal. Harusnya ditetapkan. Plt itu kan mungkin serius kerjanya," jelasnya.


Dia juga menyoroti koordinasi dengan pemerintah pusat. Terutama dalam melakukan normalisasi Sungai Ciliwung.


"Kedua adalah problem administrasi. Misalnya normalisasi kali diganti sama gubernur naturalisasi. Ini kan menghambat kinerja. Se-Indonesia juga nggak tahu naturalisasi. Yang ada normalisasi, diganti kan menghambat lagi," paparnya.

Sebelumnya, Anies mengakui daerah yang terendam air saat ini adalah daerah langganan banjir. Anies mengatakan genangan tersebut diakibatkan kiriman air dari hulu Sungai Ciliwung.

"Di tempat itu tidak ada hujan sebetulnya mereka itu, kita ini menerima air dari hulu ketika di sana hujannya keras," kata Anies di Gedung Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Anies Sebut Pembangunan Bendungan Solusi Banjir, Targetkan Rampung Tahun Ini

Terkait dengan banjir kiriman ini, Anies menuturkan pihaknya sudah bersiaga sejak semalam. Semua petugas terkait sudah bersiaga untuk mengantisipasi siaga I Bendungan Katulampa.

"Tadi malam sekitar pukul 09.00 di Katulampa sudah siaga I. Seluruh petugas kita sejak malam sudah bekerja di lapangan untuk mengantisipasi datangnya air kiriman dari hulu," kata Anies.

Anies mengatakan solusi banjir tersebut adalah pembangunan bendungan. Dia mengatakan bendungan selesai pada tahun ini. Seperti diketahui, Kementerian PUPR tengah mengerjakan pembangunan bendungan itu.

"Kita membangun dry dam di hulu ada dua bendungan yang sekarang dibangun. Insyaallah bendungan selesai tahun ini," jelasnya.

Sedangkan Wali Kota Bogor Bima Arya memuji penanganan banjir di Jakarta yang dianggap lebih terkendali. Dia menyebut, biasanya, jika Bendung Katulampa siaga I, Jakarta bakal direndam banjir parah.

"Saya melihat sekarang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ketika siaga satu sudah pasti banjirnya parah, tapi kemarin itu siaga satu 250 cm sempat itu, biasanya Jakarta luar biasa banjirnya, tapi ini rasanya lebih terkendali pada tahun ini," ucap Bima di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan hari ini.

Sebagai kepala daerah yang bertetangga dengan DKI, Bima mengatakan, saat siaga I, air dari Bendungan Katulampa bakal tiba di Jakarta dalam waktu delapan jam. Bima juga menyebut ada beberapa lokasi di Kota Bogor yang terendam air.

Video: Wali Kota Bogor Puji Penanganan Banjir dari Anies Baswedan

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed