Massa Penolak Kenaikan BBM Ancam Menginap di DPRD Sumsel
Jumat, 30 Sep 2005 19:18 WIB
Palembang - Aksi menolak kenaikan harga BBM juga berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Aksi hanya diikuti 200 orang. Mereka akan menginap di Kantor DPRD Sumsel malam ini. Hingga pukul 19.00 WIB, Jumat (30/9/2005), aksi demonstrasi masih berlangsung. Massa yang berasal dari sejumlah organisasi di Palembang ini menduduki Kantor DPRD Sumsel. Massa yang saat ini berada di halaman DPRD Sumsel di Jl. POM IX itu, nyaris tanpa pengawalan dan pengawasan dari aparat kepolisian. Sebelum menduduki DPRD Sumsel, massa bersama seribuan orang lainnya melakukan aksi long march dari Bundaran Air Mancur, Jl. Merdeka kemudian menuju Gedung DPRD Sumsel."Kami memilih menduduki DPRD karena para anggota dewan, terutama pimpinannya tidak mau menandatangani tuntutan kami agar Presiden SBY membatalkan rencana menaikkan BBM atau mundur," kata Ricky dari Universitas Muhammadiyah Palembang kepada detikcom (30/9/2005).Dua ratusan orang itu selain dari Universitas Muhammadiyah Palembang juga dari ormas Pergerakan Nasional, PMII, HMI, dan sejumlah mahasiswa dari IAIN Raden Fatah Palembang. "Kami akan bermalam di sini sebelum mereka menandatangani," ujar Ricky.Sementara di antara pengunjukrasa tampak Kadafi, anggota DPRD Sumsel, yang berasal dari Fraksi PAN. Kadafi, sebelumnya memang dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Saat ini, Kadafi menjadi anggota dewan melalui PAN dalam Pemilu 2004 lalu.
(asy/)











































