detikNews
Kamis 25 April 2019, 21:49 WIB

Sejumlah Elemen di Jakarta Barat Deklarasi Damai Pascapemilu

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sejumlah Elemen di Jakarta Barat Deklarasi Damai Pascapemilu Foto: Rolando/detikcom
Jakarta - Pemungutan suara pemilu 2019 telah berakhir, namun 'perang' antarpendukung belum usai. Untuk menyejukkan suhu politik ini, sejumlah elemen di Jakarta Barat mendeklarasikan perdamaian pascapemilu.

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi menilai kegiatan tersebut sangat penting untuk memulihkan situasi pascapencoblosan. Meski dia mengklaim penyelenggaraan pemilu di Jakbar berlangsung aman, menurutnya karena kerja sama seluruh pihak yang tergabung dalam forum komunikasi pimpinan kota (Forkominko).

"Secara keseluruhan pelaksanaan pemilu serentak di Jakarta Barat kita harus angka jempol, luar biasa. Saya ikuti betul, didukung pak Hengki (Kombes Hengki Haryadi) dari bawah, mengawal, mendistribusikan, mengamankan. Pak Dandim juga membackup, rasa tenang diciptakan," kata Rustam Effendi di Hotel Twin Plaza, Jakbar, Kamis (25/4/2019).

Hal itu diungkapkan oleh Rustam Effendi dalam sambutan di acara 'Deklarasi Damai Pasca Penyelenggaraan Pemilu 2019 oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkompimkot) Jakarta Barat'. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi, Dandim 0503/Jakarta Barat Letkol Arh Jatmiko Adhi, Ketua KPU Jakbar Cucum Sumadi, Ketum FKUB H Tatang dan putri Lingkungan Hidup Indonesia 2019 Jolenee Marie.

Tahapan penyelenggaraan pemilu 2019 belum selesai. Untuk itu, Rustam mengajak masyarakat untuk mengawal suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi ini dengan menciptakan situasi yang kondusif.

"Saya mengajak seluruh peserta ini melakukan tahapan ini dengan baik tinggal 10 persen lagi, mari sama-sama jaga kondusifitas Jakarta Barat sebagaimana kita tunjukan saat ini. Ini membutuhkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya Panwas, TNI, Polri, tapi dari seluruh masyarakat mari kita ciptakan kondisi yang sudah baik," katanya.



Dalam kesempatan yang sama Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki juga mengimbau masyarakat untuk menyejukkan suasana pemilu ini. Masyarakat diminta untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

"Oleh karena itu, pasca pemilu ini kita jaga persatuan dan kesatuan. Karena sekali lagi, di media sosial begitu menghangatnya, begitu tajam friksinya. Bukan bernunasa SARA lagi, termasuk tendensi yang lain," kata Hengki.

Euforia pemilu ini juga dirasakan di dunia maya. Perbedaan pilihan membuat netizen saling hujat hingga menyebarkan hoax.

"Begitu informasi hoax menyebar yang kita takutkan memecah belah bangsa, ini yang kita takutkan. Medsos harus kita waspadai, namun acara ini bagian dari cooling system yang sudah dilakukan lebih awal oleh bapak gubernur. Kita deklarasi kita glorifikasi memang persatuan dan kesatuan hal utama," tutur Hengki.

Di akhir acara, sejumlah elemen membacakan ikrar deklarasi cinta damai. Berikut isinya:

1. Dukung Penuh dan Apresiasi Yang Setinggi-tingginya Atas Kinerja TNI-Polri Serta Penyelenggara Pemilu 2019 Yang Telah Mensukseskan Pemilu Serentak Yang Aman, Damai, dan Tertib.
2. Tegakkan Supremasi Hukum, Tolak Segala Bentuk Tindakan Inkonstitusional dan Intervensi Terhadap Penyelenggara Pemilu, Bila Ada Yang Tidak Puas Dengan Hasil Pemilu Gunakan Mekanisme Hukum Yang Berlaku Sesuai Undang-Undang.
3. Berkomitmen Mengutamakan Kepentingan Bangsa dan Negara Di atas Kepentingan Pribadi dan atau Golongan Demi Menjaga Kesatuan Persatuan Serta Keutuhan NKRI.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed