Bom Molotov dan Batu Dilempar, Aksi di Jl. Diponegoro Rusuh
Jumat, 30 Sep 2005 18:02 WIB
Jakarta - Aksi mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan kampus UKI Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat berakhir rusuh. Puluhan mahasiswa bentrok dengan aparat kepolisian. Akibatnya, beberapa aparat kepolisian dan mahasiswa terluka dan dilarikan ke RSCM.Bentrokan ini terjadi pada pukul 17.25 WIB, Jumat (30/9/2005). Mahasiswa dari Jaringan Kota (Jarkot) yang tengah memblokir Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat dibubarkan polisi. Para mahasiswa tidak terima, kemudian melakukan aksi lempar kayu dan batu ke polisi. Saling lempar batu dan kayu antara polisi dan mahasiswa pun tak terelakkan.Awalnya polisi berhasil mengejar mahasiswa hingga masuk kampus. Namun, karena jumlahnya sedikit, tak lama kemudian mahasiswa balik mengejar polisi. Merasa posisinya terancam, para polisi berlari ke arah pertigaan Salemba, untuk meminta bantuan.Tak lama kemudian datang puluhan polisi bermotor dan langsung menyerbu kerumuman mahasiswa yang berada di Jl. Diponegoro. Dengan tembakan ke atas dari atas motor, petugas berhasil memaksa para mahasiswa masuk ke dalam kampus UKI. Meski sudah terdesak masuk komplek kampus, para mahasiswa masih melakukan lemparan batu dan bom molotov dari dalam kampus.Akibat bentrokan ini, Jl. Diponegoro macet total. Kendaraan yang menuju arah Salemba dialihkan melalui Jl. Proklamasi. Hingga pukul 17.40 WIB , aksi masih berlangsung.
(jon/)











































