"Ada suara ledakan keras, lalu muncul api. Awalnya dikira toko bangunan terbakar, pas dicek ternyata mobil minibus ini," kata salah seorang warga yang berada di lokasi, Bule, Kamis (25/4/2019).
Petugas sedang memadamkan api. (Hasrul Nawir/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami kekurangan alat pemadam api ringan sehingga hanya mengandalkan air untuk memadamkan api. Apalagi di dalam mobil terdapat jeriken berisi bensin dan beberapa buah tabung gas,"jelasnya
Jamaluddin menduga penyebab kebakaran akibat jeriken berisi BBM yang terbakar karena suhu dalam mobil yang cukup tinggi. Namun penjelasan itu masih sebatas dugaan.
"Karena jeriken dalam keadaan tertutup rapat, sementara suhu dalam mobil cukup panas ditambah dalam mobil juga ada beberapa buah tabung gas. Namun ini masih dugaan," urainya.
Polisi masih melakukan penyelidikan kebakaran tersebut. Sementara sopir yang belum diketahui identitasnya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar di sekujur tubuhnya.
Akibat peristiwa tersebut, lalu lintas di jalur trans Sulawesi juga mengalami kemacetan panjang selama hampir satu jam. (zak/zak)












































Petugas sedang memadamkan api. (Hasrul Nawir/detikcom)