Sebelum Dibakar, Ban Bekas Jadi Rebutan Mahasiswa & Polisi

Sebelum Dibakar, Ban Bekas Jadi Rebutan Mahasiswa & Polisi

- detikNews
Jumat, 30 Sep 2005 16:55 WIB
Jakarta - Demo tanpa diramaikan dengan membakar ban bekas rasanya kurang afdol. Maka, mahasiswa pun rela berebut ban dengan polisi. Hasilnya, mahasiswa mendapat satu ban, satunya lagi terebut polisi. Aksi bakar-bakar ban pun jadi berlangsung walau hanya satu ban yang dibakar.Adegan berebutan ban itu terjadi di depan kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2005) pukul 15.00 WIB. Di tempat ini digelar demo oleh sekitar 150 mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).Setelah memblokir jalan, massa Jaringan Kota (Jarkot) ini berniat membakar dua ban yang sudah disiapkan. Tapi saat hendak dibakar, tiba-tiba datang serombongan polisi yang melarang dilakukannya pembakaran ban.Kemudian, seorang polisi bermaksud mengangkut ban tersebut, tapi dilarang oleh seorang mahasiswa. Tak ayal, tarik-menarik antara demonstran dengan aparat keamanan pun terjadi. Setelah cukup lama tarik-menarik, akhirnya mahasiswa berhasil mempertahankan satu ban, satu lainnya terebut oleh polisi.Polisi tersebut, bersama sekitar 20 polisi yang berada di kerumunan mahasiswa, membawa ban tersebut. Tinggalah satu ban yang bisa dibakar oleh massa. Setelah dilakukan berbagai orasi, kemudian ban tersebut dibakar sekitar pukul 15.30 WIB.Agar nyala api bertahan lama, mahasiswa menambahkan kayu balok yang semula dipakai untuk memblokir jalan. Massa kemudian membuat aksi duduk membentuk lingkaran besar, dan di tengah-tengahnya digunakan untuk orasi. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads