detikNews
Kamis 25 April 2019, 12:38 WIB

Anggota Tewas Dibacok, Ketum FBR Minta Pemkot Tertibkan Diskotek Liar

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Anggota Tewas Dibacok, Ketum FBR Minta Pemkot Tertibkan Diskotek Liar Foto: Ketum FBR Luthfi Hakim (Rolando/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim meminta Pemrpov DKI Jakarta menertibkan tempat hiburan malam pascapenyerangan posko yang mengakibatkan 1 orang tewas di Daan Mogot, Jakarta Barat. Luthfi menilai minuman keras yang disediakan di tempat hiburan malam memberikan dampak kemudaratan.

"Saya kira ini 'kan kejadian yang salah sasaran, bukan bentrok. Maka kami meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan tempat-tempat hiburan malam yang liar, yang di dalamnya ada banyak minuman keras yang pada akhirnya bisa membahayakan pengunjung dan warga sekitar yang diakibatkan pengunjung yang mabuk itu," jelas Luthfi kepada wartawan di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat, Kamis (25/4/2019).

Sementara Luthfi mengaku tidak mengetahui akar permasalahan yang terjadi sehingga menimbulkan korban tewas dan luka-luka dari anggota FBR. Ia menyebutkan bahwa anggota FBR yang diserang adalah korban salah sasaran.

"Kalau saya tidak tahu, karena kita 'kan korban dan ini bukan bentrok FBR dengan pihak yang lain. Tapi, FBR adalah korban salah sasaran," ujarnya.

Luthfi menepis adanya dugaan motif perebutan lahan dalam kejadian itu.



"Itu yang harus didudukkan, jadi bukan FBR berebut lahan atau apapun," ujarnya.

Lebih jauh Luthfi mengapresiasi polisi yang telah menangkap 4 pelaku. Menurutnya, tindakan tegas yang dilakukan polisi merupakan langkah yang tepat guna menjaga situasi kondusif pascapemilu ini.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja aparat kepolisian yang begitu sigap dan cepat. Sehingga bisa meredam teman-teman yang di bawah, aaya kira ini adalah hal yang baik untuk menjaga situasi tetap kondusif," tuturnya.

Penyerangan terjadi pada Selasa (23/4) dini hari di Jalan Daan Mogot, Tanjung DUren 1, Jakarta Barat. Ada tiga orang yang jadi korban, 2 di antaranya adalah anggota FBR.

"Korban luka 1 orang, yang meninggal satu. Ada dua (korban dari FBR), kebetulan mereka berdua sedang di pos dalam rangka piket untuk jaga kampung mengawal pemilu yang aman dan damai," tuturnya.





(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed