Tawuran 2 Fakultas UNM, 10 Mahasiswa Diamankan Polisi
Jumat, 30 Sep 2005 16:01 WIB
Makassar -
Ketika mahasiswa di berbagai kampus berunjuk rasa menolak rencana kenaikan BBM, mahasiswa Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Keolahragaan (FKOG) Universitas Negeri Makassar (UNM) malah terlibat tawuran. Akibatnya, 10 mahasiswa diamankan polisi.Kejadian ini berawal sekitar pukul 11.00 Wita, Jumat (30/9/2005). Ketika itu, sekitar 100 mahasiswa dari FKOG mendatangi Gedung Fakultas Teknik, Kampus 2 UNM Parang Tambung, Jl Mannuruki, Makassar.Mahasiswa FKOG yang kampusnya berada di Banta-bantaeng, datang ke kampus UNM Parang Tambung dengan mengendarai truk. Para mahasiswa juga terlihat membawa bambu dan balok kayu.Para mahasiswa ini lalu menyerbu mahasiswa FT yang berjumlah puluhan. Saling lempar batu pun tak terelakkan. Kejar-kejaran antara mahasiswa dua fakultas ini masih saja terjadi.Aparat kepolisian yang berjumlah 50-an cukup kewalahan melerai kedua pihak yang bertikai. Kendati sesekali tembakan peringatan dari intel dilepaskan dan Kapolres Makassar Timur AKBP Andi Patawari hadir, tapi tetap saja tak meredakan tawuran.Akibat tawuran ini diperkirakan belasan mahasiswa terkena lemparan batu dan balok kayu. Korban rata-rata mengalami luka dan memar pada kepala dan tubuhnyaKeadaan mulai bisa dikuasai oleh aparat ketika sejumlah mahasiswa yang melakukan pelemparan diamankan oleh aparat polisi. Sedikitnya 10 mahasiswa dari dua fakultas yang bertikai diringkus oleh aparat kepolisian.Pemicu TawuranPecahnya tawuran dua fakultas ini dipicu oleh konflik yang terjadi pada Rabu lalu (28/9/2005). Saat itu tengah berlangsung turnamen sepak bola yang mempertemukan kesebelasan FT dan FKOG. Nah, saat itulah seorang mahasiswa FKOG dipukul oleh mahasiswa dari FT.Tak terima dengan pemukulan ini, mahasiswa FKOG akhirnya melakukan penyerangan pada Jum'at pagi ini.
(nrl/)










































