Antisipasi Antre BBM Malam Ini, Pertamina Riau Tambah Pasokan

Antisipasi Antre BBM Malam Ini, Pertamina Riau Tambah Pasokan

- detikNews
Jumat, 30 Sep 2005 16:02 WIB
Pekanbaru - Diperkirakan, Jumat (30/9/2005) malam ini, akan ada antrean panjang BBM di Pekanbaru. Sebab, mulai pukul 00.00 WIB, akan berlaku harga BBM baru. Untuk mengantisipasinya, Pertamina Riau menyiapkan pasokan BBM tambahan 50%. Prediksi ini disampaikan Kepala Pemasaran Unit I Pertamina, Pekanbaru, Ghandi Sriwidodo kepada detikcom, Jumat (30/9/2005). Menurut Gadhi, bisa jadi Jumat malam ini terjadi antrean panjang dalam pengisian BBM. Namun, menurut dia, masyarakat tidak perlu cemas dengan kondisi ini. Sebab, stok BBM untuk wilayah Riau akan ditambah hingga 50 persen. Dengan adanya penambahan pasokan itu, tidak perlu ada kekhawatiran di SPBU terjadi kehabisan BBM."Malah sejak dua hari yang lalu, guna mengantisipasi lonjakan pengisian BBM ini, kita sudah instruksikan ke SPBU untuk melayani 1x24 jam. Sebab, seluruh SPBU di Riau sudah ditambah pasokan BBM-nya sesuai dengan kebutuan di lapangan," kata Gandhi.Pasokan Premium dan Solar NormalSementara itu, pemantauan detikcom hingga sore ini, sejumlah SPBU di Pekanbaru tampak berjalan normal. Sudah tidak terlihat lagi antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM, terutama solar. Pasokan solar dan BBM lain sudah lancar. Meski tidak ada antrean, namun permintaan BBM melonjak 20 persen dari hari biasanya. Namun, semua kebutuhan bisa terpenuhi karena Pertamina menambah pasokan BBM."Dalam tiga hari belakangan ini, semua kebutuhan konsumen kita bisa terpenuhi. Tidak seperti biasanya sampai terjadi antrean panjang di SPBU kami. Segala kebutuhan menjelang kenaikan harga BBM ini bisa dipasok Pertamina Riau," kata Husein, seorang karyawan di SPBU Jl Soekarno-Hatta, Pekanbaru, kepada detikcom, Jumat (30/09/2005).Menanggapi hal ini, Ghandi Sriwidodo menyatakan, sebagai langkah antisipasi kenaikan harga BBM ini, Pertamina dalam empat hari terakhir menambah pasokan BBM secara bertahap. Untuk tahap awal, penambahan BBM naik 10 persen hingga 30 persen dari keadaan normal. "Menjelang hari H ini, kita terus menambah pasokan BBM sampai 50 persen dari kebutuhan normal. Ini dimungkinkan karena stok BBM kita masih mencukupi dan di samping itu kita memiliki kilang minyak sendiri," kata Gandhi. (asy/)


Berita Terkait