Kapolda: Tidak akan Ada Aksi Tolak BBM Besar-Besaran
Jumat, 30 Sep 2005 15:34 WIB
Jakarta - Aksi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diperkirakan tidak akan menjadi aksi besar-besaran. Buktinya, aksi pada 29 September 2005 yang ditargetkan akan diikuti 14 ribu orang hanya diikuti 3 ribu orang saja.Prediksi itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani saat ditemui wartawan usai salat Jumat di Masjid Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2005).Kapolda menilai demo akbar pada 29 September 2005 tak seheboh yang digembar-gemborkan karena pengertian masyarakat meningkat. Masyarakat, kata Kapolda, telah memahami harga BBM sudah sepatutnya naik untuk menyelamatkan negara."Estimasi saya tidak akan ada pergerakan besar-besaran. Pertimbangannya ya itu tadi masyarakat makin besar pengertiannya," kata Kapolda.Meski memperkirakan aksi penolakan BBM tidak akan terjadi besar-besaran, Kapolda tidak akan menarik pasukannya dari 14 titik rawan sampai kondisi Jakarta kondusif. "Sampai situasinya betul-betul mereda baru kita tarik pasukan," kata Kapolda.
(iy/)











































