Tenaga Ahli di DPR dan Ajudan Bowo Sidik Dipanggil KPK Jadi Saksi

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 24 Apr 2019 10:34 WIB
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil Tenaga Ahli Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso, Santosa, terkait kasus dugaan suap. Santosa dipanggil sebagai saksi untuk tersangka pemberi suap Asty Winasti.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka AWI (Asty Winasti)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Selain itu, KPK juga memanggil empat orang saksi lainnya untuk tersangka Asty. Mereka ialah ajudan Bowo Sidik, Okta, Staf PT Humpuss Transportasi Kimia, Latif dan staf PT Inersia, Clara Agustine.

Bowo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat seorang bernama Indung. KPK juga telah menetapkan Asty dan Indung menjadi tersangka.
Asty diduga memberi Bowo duit Rp 1,5 miliar lewat 6 kali pemberian serta Rp 89,4 juta yang diberikan Asty kepada Bowo lewat Indung saat operasi tangkap tangan terjadi. Suap itu diduga agar Bowo membantu PT HTK dalam proses perjanjian dengan PT Pupuk Indonesia Logistik.

Selain suap, KPK juga menduga Bowo menerina gratifikasi Rp 6,5 miliar dari pihak lain. Sehingga total penerimaan Bowo berjumlah Rp 8 miliar.

Total Rp 8 miliar itu kemudian disita dalam 400 ribu amplop di dalam puluhan kardus. Menurut KPK, duit itu diduga hendak digunakan sebagai serangan fajar untuk Pemilu 2019.


Saksikan juga video 'KPK Buka Peluang Panggil Nusron Wahid Terkait Kasus Bowo':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/dhn)