DetikNews
Selasa 23 April 2019, 20:30 WIB

Round-Up

BPN Tangkis Serangan Farhat Abbas ke Prabowo

Tim detikcom - detikNews
BPN Tangkis Serangan Farhat Abbas ke Prabowo Capres Prabowo Subianto (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Advokat sekaligus politikus PKB Farhat Abbas menyerang capres Prabowo Subianto terkait kasus Ratna Sarumpaet. Serangan itu ditangkis tim sukses Prabowo.

Semua bermula ketika Farhat memenuhi panggilan polisi untuk memberikan klarifikasi terkait laporannya soal kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/4/2019). Farhat meminta polisi turut memproses Prabowo Subianto, yang menurutnya ikut menyebarkan kabar bohong soal Ratna ke publik.


"Kabar bohong, berita bohong, penyebaran (berita bohong) karena mereka selalu mengaitkan ini dengan pilpres, seolah-olah ini akibat rezim, padahal mereka buat sendiri," kata Farhat.

BPN Tangkis Serangan Farhat Abbas ke PrabowoFarhat Abbas (Zunita Amalia Putri/detikcom)

Untuk itu, menurutnya, polisi perlu memeriksa Prabowo agar kasus ini menjadi efek jera bagi masyarakat lainnya untuk tidak menyebarkan berita hoax.

"Prabowo harus dihukum seperti Ratna Sarumpaet, baru orang mengerti itu kesalahan dari Prabowo. Tapi, kalau misalnya dibohong-bohongi orang, 'oh itu tiba-tiba dia ngomong', 'oh itu kata Ratna' nggak bisa," lanjutnya.



Apa respons timses Prabowo? Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, membela jagoannya.

Andre menganggap pernyataan Farhat politis. Selain itu, dia menyebut pernyataan Farhat aneh.

"Perlu Saudara Farhat ketahui, Pak Prabowo juga menjadi korban hoax dari Mbak Ratna. Sehingga sangat aneh dan sangat politis kalau Anda ingin Pak Prabowo dikriminalisasi dalam kasus Mbak Ratna," kata Andre.


Andre mengatakan Farhat sebaiknya tidak terlalu sibuk mengurusi Prabowo. Dia menyarankan Farhat mengurusi pencalegan sendiri saja. Untuk diketahui, Farhat merupakan caleg dari PKB.

"Saran saya untuk Saudara Farhat, lebih baik Anda urus pencalegan Anda saja daripada urus Pak Prabowo," sebut Andre.
(gbr/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed