Polri Pastikan Tak Ada WNI yang Terlibat Serangan Bom di Sri Lanka

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 23 Apr 2019 19:01 WIB
Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Polri memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam peristiwa serangan bom saat Hari Paskah di Sri Lanka. Kepastian itu didapat berdasarkan hasil koordinasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan perwakilan Polri dengan Kepolisian Sri Lanka.

"Nggak ada (korban dan pelaku dari Indonesia). Dari Kemenlu dan kepolisian kita sudah koordinasi dengan polisi Sri Lanka, sudah identifikasi terhadap seluruh korban maupun tersangka suicide bomber," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).




Dedi menuturkan Kepolisian Sri Lanka telah merampungkan pemeriksaan forensik terhadap jasad terduga pelaku bom bunuh diri dan hasilnya seluruh pelaku warga Sri Lanka.

"Dari hasil identifikasi forensik semua (pelaku) warga negara Sri Lanka. Tidak ada WNI baik sebagai suicide bomber maupun korban," jelas Dedi.




Sebelumnya rentetan ledakan bom di Sri Lanka menewaskan sedikitnya 290 orang terjadi dalam waktu nyaris bersamaan sepanjang Minggu (21/4) waktu setempat. Enam ledakan pertama terjadi dalam waktu 20 menit, dua ledakan lainnya menyusul beberapa jam kemudian.

Terkait rentetan ledakan bom mematikan itu, Kepolisian Sri Lanka saat ini menangkap sekitar 24 tersangka. Para tersangka sebagian besar berkewarganegaraan Sri Lanka, dengan kebanyakan ditangkap di Colombo dan wilayah sekitarnya.

Aparat setempat mengaku akan memeriksa apakah ada keterkaitan 'jaringan luar negeri' pada mereka yang ditangkap.


Saksikan juga video 'Polisi Mulai Identifikasi Korban Ledakan Bom Sri Lanka':

[Gambas:Video 20detik]

(aud/zak)