DetikNews
Selasa 23 April 2019, 17:39 WIB

BPN Bilang Gatot Nurmantyo Temui Prabowo Bahas Strategi Pasca-Pemilu

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
BPN Bilang Gatot Nurmantyo Temui Prabowo Bahas Strategi Pasca-Pemilu Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Mantan Panglima Gatot Nurmantyo menemui capres Prabowo Subianto kemarin. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyebut kedatangan Gatot untuk membahas perkembangan pencoblosan.

"Biasa perkembangan pencoblosan beberapa hari yang lalu," ujar koordinator jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).


Dahnil mengatakan, dalam pertemuan itu, Prabowo dan Gatot juga membicarakan langkah strategis yang akan dilakukan pasca-pemungutan suara. Gatot, kata dia, juga memberikan banyak saran dan masukan kepada Prabowo.

"Iya banyak hal yang dibicarakan apa langkah strategis yang perlu dilakukan oleh Pak Prabowo terkait dengan ada fenomena atau fakta TSMB. Bagi kami, kecurangan hari ini TSMB, terstruktur, sistematik, masif, dan brutal. Jadi ini brutal sekali dan kita tentu sedang fokus di situ," tuturnya.

"Ya saya pikir banyak saran yang diberikan Pak Gatot, Pak Dahlan apa yang harus dilakukan dan itu kita dengarkan," imbuh Dahnil.

Di sisi lain, Dahnil mengatakan sejumlah pihak sebelumnya juga telah menyarankan sejumlah langkah. Salah satunya saran untuk membentuk tim pencari fakta kecurangan.

"Salah satu kan yang sedang disarankan itu membentuk TPF yang sudah disampaikan Haris, temen-temen masyarakat sipil, perlunya dibentuk tim pencari fakta kecurangan. Karena menurut temen-temen Haris Azar dan kawan-kawan juga ini TSMB--terstruktur, sistematik, masif, dan brutal," ujarnya.


Dahnil mengatakan pemilu tahun ini merupakan yang paling buruk sepanjang reformasi. Pelaksanaan Pemilu 2019 dievaluasi.

"Dan ini adalah pemilu paling buruk kecurangannya masif tadi sepanjang reformasi. Dan ini harus menjadi evaluasi massal," tuturnya.

"Yang jelas ini akan mengurangi legitimasi, baik yang menang kami atau di sana yang menang yang jelas kami ingin memastikan kualitas demokrasi kita meninggi," sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gatot menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Senin (22/4) sore. Namun tak ada sepatah kata pun terucap dari Gatot seusai pertemuan tertutup tersebut.



Saksikan juga video 'Sandiaga dan Gatot Nurmantyo Merapat ke Kediaman Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]

BPN Bilang Gatot Nurmantyo Temui Prabowo Bahas Strategi Pasca-Pemilu




(mae/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed