Demo BBM, Mahasiswa Makassar Jumatan di Jalan
Jumat, 30 Sep 2005 12:33 WIB
Makassar - Aksi menolak rencana kenaikan BBM terus berlangsung di Makassar. Mahasiswa pun memblokir jalan-jalan protokol, Jumat (30/9/2005). Akibatnya kemacetan tak terelakkan.Sejak pukul 10.00 Wita, sejumlah jalan protokol di Makassar macet luar biasa. Kendaraan yang padat bahkan luber hingga menutupi ruas pinggir jalan.Di Jl Perintis Kemerdekaan, misalnya. Jalan protokol yang merupakan penghubung Makassar dan Kabupaten Maros ini macet parah. Pasalnya, sejumlah kampus yang berada di jalan ini menutup dua badan jalan.Para mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menutup jalan dengan membakar ban bekas dan memalang bambu di tengah jalan. "Jika pemerintah tidak menunda kenaikan BBM, aktivitas di Makassar akan kami lumpuhkan!" teriak salah seorang mahasiswa yang berorasi di jalan.Tak jauh dari kampus Unhas, para mahasiswa STIMIK Dipanegara dan Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) yang juga berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, tak ketinggalan memblokir jalan dan membakar ban bekas. Pemblokiran ini membuat kendaraan sulit bergerak.Sementara itu, mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia juga memblokir Jl Urip Sumohardjo. Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) juga memblokir jalan Andi Pettarani.Jumatan di JalanSaat tiba waktu salat Jumat, sekitar 100 mahasiswa Unhas menggelar salat Jumat bersama. Salah satu di antaranya bertindak sebagai khatib. "Kita berdoa untuk keselamatan bangsa ini. Dan rakyat terhindar dari para pemimpin yang bisa menyengsarakan negeri ini," ujarnya.Para mahasiswa yang menggelar Jumatan ini, menggelar tikar plastik di jalan. Selain itu, sebuah mobil pemadam kebakaran mereka datangkan dan airnya mereka gunakan untuk air wudhu.
(nrl/)











































