DetikNews
Senin 22 April 2019, 19:37 WIB

KPK bakal Hadirkan Menpora di Sidang Suap Hibah KONI

Haris Fadhil - detikNews
KPK bakal Hadirkan Menpora di Sidang Suap Hibah KONI Menpora Imam Nahrawi setelah menjalani pemeriksaan di KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK menyatakan bakal menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di persidangan kasus dugaan suap terkait hibah KONI. Imam pernah diperiksa sebagai saksi saat proses penyidikan.

"Sudah dilakukan proses pemeriksaan di tingkat penyidikan. Nanti kalau dibutuhkan di tingkat pengadilan, tentu akan diperiksa juga," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Febri tak menjelaskan apa saja yang bakal didalami dari Imam jika dihadirkan sebagai saksi di persidangan. Dia hanya menjelaskan, saat tahap penyidikan, Imam dimintai klarifikasi tentang proposal-proposal hibah.

"Di tahap penyidikan kami sudah mengkonfirmasi dan mengklarifikasi beberapa hal posisi dari Menpora sendiri misalnya terkait kalau ada proposal-proposal atau pengetahuannya tentang pengajuan dana oleh KONI," ucapnya.

KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Para tersangka itu ialah Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy sebagai tersangka pemberi.
Kemudian, sebagai tersangka yang diduga penerima suap ialah Deputi IV Kemenpora Mulyana, PPK pada Kemenpora Adhi Purnomo dkk, serta staf Kemenpora Eko Triyanto. Kelimanya sudah selesai menjalani proses penyidikan.

Ending dan Johnny sudah menjalani persidangan. Sedangkan Mulyana, Adhi, dan Eko telah dilimpahkan ke tahap penuntutan.

KPK menduga ada fee yang 19,13 persen dari total hibah senilai Rp 17,9 miliar atau senilai Rp 3,4 miliar. Adhi, Eko, dan kawan-kawan diduga menerima suap sekitar Rp 318 juta dari pencairan hibah tersebut.

Sementara itu, Mulyana diduga menerima Rp 100 juta dalam kartu ATM terkait pencairan hibah untuk KONI tersebut. Selain itu, Mulyana diduga menerima mobil Toyota Fortuner, uang Rp 300 juta, dan ponsel Samsung Galaxy Note 9.
(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed