Warga Surabaya Mulai Antre BBM di Berbagai SPBU
Kamis, 29 Sep 2005 15:52 WIB
Surabaya - Setelah beberapa kota di provinsi Jawa Timur dilanda krisis bahan bakar minyak (BBM) dalam sepekan terakhir ini, hari ini Kamis (29/9/2005) giliran warga kota Surabaya mulai menyerbu berbagai SPBU yang ada di Surabaya.Ratusan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun mobil rela antre berjam-jam dibawah guyuran hujan yang mengguyur SUrabaya sejak pagi. Pemandangan ini, bertolak belakang dengan hari-hari sebelumnya yang terkesan adem ayem walaupun di berbagai daerah di Jawa Timur telah diwarnai antrean hampir di semua SPBU.Pantauan detikcom di SPBU Jalan Sudirman, ratusan sepeda motor yang akan memenuhi tangkinya memadati SPBU. Antrean berkelok-kelok memanjang ke belakang. "Mumpung belum naik," kata Siswanto, warga Pacar Keling yang mengisi penuh tangki motornya. Begitupula di SPBU Jalan Kusuma Bangsa juga tidak luput dari serbuan pengendara roda dua. Halaman SPBU di kawasan Gubeng ini penuh sesak antrean. "Kemarin aman-aman saja, belum ada antrean panjang seperti sekarang," kata seorang petugas.Sedangkan SPBU di kawasan Dharmausada lebih didominasi kendaraan roda empat. Di Jalan Biliton juga tidak luput dari antrean kendaraan roda dua. Di kawasan Perak Barat kemacetan tidak dapat terelakan. Antrian kendaraan roda dua meluber hingga ke jalan raya.Demikian pula di Tanjungsari. SPBU setempat di serbu ratusan kendaraan roda dua dan empat. Sebagian besar mengisi bensin. Untuk mencegah pembelian jumlah besar, sebagian besar SPBU melalukan pembatasan jumlah pembelian.Seperti di SPBU Jalan Genteng Kali Surabaya. Petugas memasang kertas pengumuman yang menyebutkan bahwa khusus sepeda motor pembelian dibatasi hingga Rp 10 ribu. Dan kendaraan roda empat maksimal hanya diperbolehkan membeli Rp 50 ribu. Sementara, di sejumlah daerah di Jawa Timur juga tidak terlepas dari pemandangan antrean kendaraan di SPBU. Sebagian besar kendaraan mengantre hingga sejauh 1 kilometerMisalnya di SPBU Jalan Bhayangkara Mojokerto tampak dipenuhi antrean. Pembelian premium untuk mobil dibatasi Rp 50 ribu. Sayangnya petugas menolak melayani roda empat. Petugas SPBU hanya melayani sepeda motor yang antriannya mencapai 1 kilomenter.Di Grati Pasuruan, sebuah SPBU terlihat tutup karena tidak adanya pasokan bahan bakar. Begitupula diGresik, dua SPBU persediaan solarnya ludes. Sehingga pemilik kendaraan diesel harus balik kucing. Sedangkan antrian pembeli bensin tetap membludak.
(jon/)











































