DetikNews
2019/04/18 08:17:03 WIB

Round-Up

Ironi Sandiaga: Kampanye di 1.550 Titik, Kalah di TPS Sendiri

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ironi Sandiaga: Kampanye di 1.550 Titik, Kalah di TPS Sendiri Sandiaga Uno (Raja Adil/detikcom)
Jakarta - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ternyata kalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempatnya mencoblos. Padahal, dia sudah berkampanye keliling Indonesia.

Bahkan Sandi mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pada Rabu (10/4) lalu atas catatan kampanyenya yang mencapai 1.550 titik di Republik ini. Wakil Direktur Muri Osmar Semesta Susilo kepada Sandiaga di acara Jakarta YES 2019 di Istora Senayan saat itu. Kampanye Pilpres 2019 ini butuh stamina.

"Saya sudah kunjungan sebanyak 1.550 kunjungan selama tujuh bulan terakhir, dan dalam kampanye terbuka rapat umum ini 10 hari sangat intens, jadi ini memang membutuhkan fisik yang kuat," kata Sandi saat berkampanye di Surabaya, Kamis (4/4/2019).



Dalam kampanyenya, Sandiaga selalu berdialog mendengarkan keluh kesah warga. Aspirasi akar rumput dia jadikan bahan untuk merumuskan ide, termasuk ide yang dia kemukakan saat debat capres-cawapres. Nama-nama warga yang dia temui di titik-titik kampanye sering dia sebut juga, misalnya Ibu Nia, Ibu Nurjanah, dan lainnya. Pada debat 13 April kemarin, capres Joko Widodo (Jokowi) sempat mengkritik bahwa keluhan warga-warga tersebut tak bisa dijadikan tolok ukur ekonomi makro. Sandiaga menyebut bahwa orang-orang itu memang dia temui saat kampanye, dan keluh kesah itu dia katakan sebagai fakta.

"Pertama-tama, mungkin saya memohon maaf kepada Bapak Presiden, ke Pak Jokowi, karena nama-nama seperti Ibu Nia, Ibu Nurjanah adalah tokoh-tokoh yang saya temui dalam 1.550 kunjungan kami," sebut Sandiaga di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed