"Dulu kan 60 persen ya, sekarang lebihlah dari itu," kata Edi kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).
Edi datang ke TPS bersama istri, dua anak, dan satu cucu. Edi tidak langsung memasuki bilik suara. Ia dan keluarga menunggu antrean lebih dulu di tempat yang telah disiapkan.
Setelah menunggu sekitar 10 menit, barulah Edi dan istri mendapatkan giliran memasuki bilik. Ia sengaja membawa istri dan anaknya karena masuk ke TPS yang sama.
"Kan adik saya juga ada di sini (Cilegon)," ujar Edi setelah menggunakan hak pilihnya.
Edi berharap masyarakat Kota Cilegon lainnya pun ikut menggunakan hak pilihnya dan tidak golput. Menurutnya, ini merupakan momentum yang menentukan nasib bangsa. (bal/fay)











































