Seluruh Angkutan Umum Mogok, Wonogiri Lumpuh
Kamis, 29 Sep 2005 12:14 WIB
Wonogiri - Seluruh kru angkutan umum berbagai jenis di Wonogiri, Jawa Tengah, mogok operasi. Akibatnya, kota satelit Solo itu pun lumpuh.Angkutan umum yang tidak mengangkut penumpang adalah angkutan pedesaan (angkudes), bus antarkota dalam provinsi (AKDP), dan bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Mereka tidak jalan sejak Kamis (29/9/2005) pagi.Para kru angkutan memutuskan mogok sebagai bentuk protes atas kenaikan harga BBM. Juga karena BBM langka sehingga mereka kesulitan menjalankan armadanya. Para kru lebih suka memarkir kendaraannya ke garasi/pool.Aparat kecamatan dan kabupaten sempat membujuk para kru untuk tetap jalan guna mengangkut para pelajar ke sekolah. Setelah terjadi negosiasi alot, akhirnya kru angkutan bersedia. Namun setelah mengantar para siswa ke sekolahnya, kru kembali memarkir angkutannya ke pool.Lalu bagaimana pulang sekolah nanti? Kabag Humas Pemkab Wonogiri Eko Muslih Martono menyatakan, pihaknya akan mengerahkan armada yang dimilikinya dibantu armada Polres dan Kodim."Seluruh mobil pelat merah akan dikeluarkan, baik yang ada di kecamatan maupun kabupaten untuk mengangkut para pelajar," kata Eko Muslih pada detikcom.Karena armada pelat merah hanya sedikit, Eko Muslih tidak menampik kemungkinan akan banyak siswa yang akan telat pulang. "Kami minta maaf atas peristiwa ini karena mobilitas masyarakat terganggu," kata Eko Muslih.Menurut pantauan detikcom pukul 12.00 WIB, suasana Wonogiri lebih lengang dibanding biasanya. Kegiatan ekonomi jelas terganggu. Masyarakat harus puas dengan memanfaatkan kendaraan yang dimilikinya, misalnya sepeda motor dan mobil pribadi. Mereka yang tidak punya fasilitas itu terpaksa gigit jari.
(nrl/)











































