Jelang Pencoblosan, Tim Prabowo Gelar Doa Bersama di Kertanegara

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 17 Apr 2019 00:02 WIB
Tim Prabowo-Sandiaga bertemu dan berdoa bersama di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Tim Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menggelar pertemuan di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Mereka berkumpul dan berdoa untuk menghadapi pencoblosan.

Pantauan detikcom, pertemuan tersebut digelar di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019). Prabowo hadir lebih dulu pada pukul 17.16 WIB.

Selain Prabowo, hadir Sandiaga Uno. Ada juga sejumlah tokoh politik lainnya, seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketum PKS Sohibul Iman, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Waketum Gerindra Fadli Zon, Rachmawati Soekarnoputri, dan sejumlah tokoh lintas agama.

"Terima kasih kehadiran Saudara sekalian malam ini. Sebagaimana Saudara ketahui, kami dari koalisi Indonesia Adil Makmur dari BPN Prabowo-Sandi telah kumpul dari habis Magrib dan kita telah melaksanakan, intinya, adalah doa bersama," kata Prabowo saat jumpa pers setelah pertemuan.




Prabowo mengatakan doa bersama digelar sebagai persiapan menjelang pencoblosan. Doa bersama, sebut Prabowo, adalah budaya yang harus tetap terjaga.

"Kita telah kumpul lintas agama, hadir pemuka-pemuka agama dari muslim, dari Katolik, Protestan, Hindu, dan perwakilan dari Buddha, telah laksanakan doa melalui cara masing-masing, dan alhamdulillah berjalan dengan baik, dengan lancar, dengan sangat suasana kekeluargaan, suasana semangat keyakinan, sangat optimisme," imbuhnya.

Selain berdoa, Prabowo mengambil kesempatan untuk mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada timnya dalam menyongsong Pemilu 2019.

"Pada saat itu juga saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Koalisi Indonesia Adil Makmur, relawan dari mana-mana yang telah berjuang selama ini," ungkapnya.




Prabowo juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu. Ia mengingatkan soal tanggung jawab penyelenggara pemilu.

"Kepada penyelenggara yang telah bekerja keras, kami ingatkan penyelenggara, tanggung jawab besar di pundak Saudara saudara. Demokrasi adalah satu-satunya ialah di mana kita bisa laksanakan pemerintahan yang sah dan legitimate dengan benar-benar menghormati kehendak rakyat, the will of the people. Ini yang harus benar-benar dihormati," sebutnya.

Selain itu, Prabowo berterima kasih atas kenetralan TNI dan Polri selama masa kampanye hingga menjelang pemilu.

"Kita ucapkan juga terima kasih pada Kapolri dan Panglima TNI atas janji mereka untuk netral, untuk tidak berpihak. Kami percaya dengan janji itu dan kami yakin mereka akan tepati janji tersebut," tutup Prabowo. (zak/zak)