Jepang akan Tarik Pasukan dari Irak pada Tahun 2006
Kamis, 29 Sep 2005 11:29 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan rencana penarikan pasukannya dari Irak pada awal tahun 2006 mendatang. Sekitar 600 personel Jepang ditempatkan di kota Samawa, Irak selatan untuk melakukan pekerjaan rekonstruksi.Rencana mundur ini tengah dipelajari karena pemerintahan baru Irak akan segera terbentuk pada akhir tahun ini. Demikian seperti diberitakan surat kabar Jepang, Yomiuri Shimbun seperti dialnsir kantor berita AFP, Kamis (29/9/2005).Semula pemerintah negeri Sakura itu berencana memperpanjang penempatan pasukan Jepang di Irak hingga satu tahun lagi begitu misi berakhir pada Desember 2005. Namun rencana penarikan mundur pasukan Inggris dan Australia dari Irak pada Mei 2006 mendatang telah mempengaruhi rencana Jepang tersebut.Pasukan non-tempur Jepang ditempatkan di Samawa untuk melakukan misi rekonstruksi. Ini merupakan pengiriman pasukan Jepang yang pertama sejak 1945 ke negara yang dilanda perang. Sesuai konstitusi Jepang tahun 1947, pasukan negeri Matahari Terbit itu dilarang menembakkan senjata mereka kecuali untuk mempertahankan diri. Untuk itu tentara-tentara Australia dan Inggris diperintahkan untuk melindungi personel-personel Jepang di Irak.
(ita/)











































