Perang Melawan Iran Tidak Masuk dalam Agenda AS & Eropa
Kamis, 29 Sep 2005 10:26 WIB
Jakarta - Konflik nuklir Iran kian memanas. Namun aksi militer terhadap Iran tidak masuk dalam agenda Amerika Serikat ataupun Eropa.Demikian ditegaskan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Jack Straw seperti diberitakan kantor berita Reuters, Kamis (29/9/2005)."Tidak mungkin kami berperang menyangkut Iran. Mengapa? Karena itu tidak akan menyelesaikan masalah ini," tukas Straw. Petinggi Inggris itu mendesak Iran untuk bekerja sama dengan Barat guna menyelesaikan konflik seputar program nuklirnya.Menurut Straw, Uni Eropa siap memperluas kerja sama dengan Iran jika negara itu bisa meyakinkan dunia bahwa pihaknya tidak berniat memproduksi bom atom. "Tidak ada yang bicara soal berperang melawan Iran. Itu tidak masuk dalam agenda AS atau Eropa," imbuh Straw.Washington dan Eropa menuding Iran berencana membuat senjata atom lewat program nuklirnya. Namun Iran bersikeras menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.Belum lama ini pemerintah Iran geram dengan resolusi yang dikeluarkan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Resolusi tersebut menyatakan bahwa masalah nuklir Iran akan dilaporkan ke Dewan Keamanan PBB, yang berhak menetapkan sanksi.
(ita/)











































