Seribuan Buruh Mulai Bergerak di Bundaran HI
Kamis, 29 Sep 2005 10:46 WIB
Jakarta - Lebih dari 1.000 buruh peserta demo akbar mulai bergerak di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Mereka tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) yang menolak kenaikan harga BBM awal Oktober nanti.Sejumlah serikat pekerja yang turut bergabung dalam ARM antara lain Serikat Buruh Merdeka yang menurunkan 50 orang anggotanya. Gabungan Ikatan Pengemudi Seluruh Indonesia yang menurunkan 300 orang anggotanya dengan menumpang 120 angkot dan lima unit PPD, 200 orang massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Reformasi, Laskar Pemuda Rakyat Miskin yang menurunkan sekitar 50 orang dengan menumpang satu bus besar, 100 orang massa Republik Demokrasi PDIP, 100 orang massa KASBU dan 200 orang massa dari Gaspermindo.Tidak hanya menolak kenaikan harga BBM saja, dari pantauan detikcom, Kamis (29/9/2005), mereka juga menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Antara lain, cabut UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, cabut Perpres Nomor 36 tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.Mereka juga menuntut pemerintah melaksanakan reformasi agraria, stop PHK, naikkan upah dan memberikan kebebasan berserikat pada buruh, menciptakan lapangan pekerjaan dengan upah layak untuk rakyat, pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat, stop penggusuran pedagang kali lima dan rakyat miskin kota, dan perlindungan bagi buruh migran.Aksi massa ARM yang tumpah ruah di sekitar Bundaran HI ini sempat membuat macet arus lalu lintas, baik yang mengarah ke kota maupun arah sebaliknya, Blok M. Untuk mengantisipasi makin parahnya arus lalu lintas, aparat kemudian menggiring mereka ke depan Plaza Indonesia. Upaya ini cukup berhasil, karena arus lalu lintas kembali lancar meski agak tersendat.Aksi massa ARM ini diamankan sekitar 200 personel dari Polda Metro Jaya ditambah personel tramtib, dinas pemadam kebakaran dan sejumlah paramedis.Selain mengamankan peserta demo, aparat juga mengamankan empat titik yang dianggap rawan, yakni Kedubes Inggris, Plaza Indonesia, Hotel Indonesia dan Bundaran HI.Hingga pukul 10.30 WIB, massa pendemo berusaha melobi aparat untuk diperbolehkan bergerak ke arah Istana Merdeka. Namun aparat masih berusaha menahan mereka di depan Plaza Indonesia.
(umi/)











































