PPD Masih Mogok, Ribuan Penumpang Jakarta Terlantar
Kamis, 29 Sep 2005 09:11 WIB
Jakarta - Mogok armada bus Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD) memasuki hari kedua, Kamis (29/9/2005). Ribuan warga Jakarta yang langganan bus itu pun terlantar. Mereka oper ke bus lainnya.Tumpukan penumpang misalnya tampak di sekitar Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba, Jalan Proklmasi, Jakarta Pusat, sekitar pukul 07.00 WIB. Mereka yang hendak ke Jalan Sudirman biasanya diangkut, antara lain, dengan bus PPD P67. Tapi hari ini mereka terpaksa menumpang bus Bianglala PAC 76."PPD masih mogok!" begitu promosi para kenek Bianglala menarik para penumpang. Perut bus pun berjejal dalam tempo pendek.PPD yang mogok lainnya adalah PAC 16 jurusan Lebakbulus-Rawamangun dan PAC 80 jurusan Kp Rambutan-Blok M. PAC 16 dioper oleh bus Steady Safe yang mengubah rutenya melayani rute yang biasa dilalui PAC 16. Sedangkan penumpang PAC 80 beralih ke P6.Di Terminal Blok M, penumpukan penumpang juga tampak mencolok. Mereka terpaksa menumpang bus alternatif, tentu saja dengan mengeluarkan ongkos ekstra.Namun tidak semua PPD ikut mogok. Ada juga yang nekat beroperasi seperti PPD P45, P21 dan P37.Para awak PPD mulai mogok pada Rabu kemarin karena menuntut jaminan kesehatan dari Jamsostek. Hari ini, menurut Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), PPD mogok sebagai bentuk penolakan mereka terhadap kenaikan BBM. Tapi alasan hari ini ikut mogok belum diketahui pasti.
(nrl/)











































