Pengusutan Percaloan DPR Mulai Temukan Titik Terang
Kamis, 29 Sep 2005 01:05 WIB
Jakarta - Pengusutan dugaan praktek percaloan di DPR mulai menemukan titik terang. Ketua badan kehormatan (BK) DPR Slamet Effendi Yusuf mengaku mendapat laporan baru mengenai dugaan praktek percaloan itu. Praktek ini menurutnya melibatkan mantan anggota DPR periode 1999-2004 dengan inisial B."Kami memperoleh bantuan informasi dari masyarakat yang membawa data cukup bagus tentang percaloan, ini terkait dengan anggaran," kata Slamet Effendi Yusuf di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (28/9/2005).Menurutnya, modus operandi laporan masyarakat tersebut meminta anggota DPR membantu pencairan dana dengan menggunakan pengusaha yang berinisial HSD. Namun Slamet enggan menyebutkan siapa orang tersbut."Ini terkait dengan anggaran yang terjadi bulan Januari dan Agustus 2005 yang menawarkan proyek," tambahnya.Mengenai pemeriksaan Emir Moeis, Slamet menyatakan Emir cukup terbuka. Dan mengaku ditemui dua kali oleh Irma Hutabarat. Emir sendiri usai diperiksa menyatakan dirinya tidak pernah menemui Bupati, sebagaimana yang diberitakan. Emir menyatkan mekanisme ke depan terhadap anggaran agar tidak terjadi praktek percaloan "Untuk itu kepada bupati untuk tidak khawatir karena setiap bupati mesti akan kebagain dana dari pemerintah pusat," kata Emir.
(ahm/)











































