Buruh Pelabuhan Blokir Jalan Masuk Kontainer Tanjung Priok

Buruh Pelabuhan Blokir Jalan Masuk Kontainer Tanjung Priok

- detikNews
Kamis, 29 Sep 2005 07:47 WIB
Jakarta - Sekitar 200 orang dari Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBPTI) melakukan aksi blokir di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara.Mereka memblokir pintu masuk kontainer ke arah pelabuhan dengan menggunakan 15 kontainer yang diparkir menghalangi jalan masuk. Selain untuk menolak kenaikan harga BBM, aksi ini juga dilakukan untuk menuntut kesejahteraan para buruh yang dirasa agak kurang. Tuntutan itu disampaikan kepada otoritas Pelabuhan Tanjung Priok yang juga dianggap tidak mampu mengatasi pungli yang merajalela di Pelabuhan. "Kami menuntut, pertama, mendirikan pos terpadu antipungli yang dibuat antara buruh dan sopir, JICT dan Kesatuan Pengamanan Pelaksana Pelabuhan (KP3). Kedua, mendirikan fasilitas istirahat untuk para sopir. Ketiga, mendirikan musola dan MCK bagi para sopir," kata seorang orator, Fikri, ketika membacakan tuntutan tersebut di halaman Pos 10 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (29/9/2005).Dalam aksinya, masa mencegat kontainer yang akan masuk ke dalam pelabuhan. Sekitar 30 orang berdiri berjejer di Jalan Raya Pelabuhan. Mereka juga memaksa sopir kontainer untuk menepikan kontainernya.Akibatnya ada sekitar empat kontainer yang tidak bisa masuk dan hanya diparkir di pinggiran jalan raya dekat pintu pos 10 Pelabuhan. Untuk keamanan, sekitar 30 aparat dari Polres KP3 mengatur lalu lintas di sekitar lokasi aksi.Namun demikian, aksi yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB ini tidak sampai membuat kemacetan di sekitar lokasi demonstrasi. Hanya terlihat kendaraan merayap sekitar 100 meter dari pintu pos 10 Pelabuhan. (ahm/)


Berita Terkait