21 Ayam Mati Mendadak, Warga Geger Kalong Resah

21 Ayam Mati Mendadak, Warga Geger Kalong Resah

- detikNews
Kamis, 29 Sep 2005 02:01 WIB
Bandung - Warga Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Geger Kalong Bandung resah dengan ditemukannya kasus virus flu burung yang menyerang unggas di sebuah rumah di kompleks tersebut. Sebanyak 21 ekor ayam milik Yoga Heriyono kini tengah dibakar oleh Dinas Pertanian Kota Bandung karena positif terinfeksi virus flu burung.Warga berharap agar tim pencegahan dan pengendalian flu burung Dinas Pertanian Kota Bandung segera melakukan penyisiran pada unggas milik warga dan sekitarnya. Jika ditemukan kasus unggas yang terjangkit virus flu burung warga meminta segera dimusnahkan saja."Tentu saja warga khawatir. Saya dengar kalau ayam di sini sering kontak dengan ayam dari luar. Saya minta petugas untuk melakukan pemeriksaan ke tempat daerah-daerah lain di sekitar kompleks," kata warga KPAD Geger Kalong, Hadiyanto saat melihat pembakaran ayam di rumah milik Yoga Heriyono, Jalan Gatot III, Kompleks Geger Kalong, Bandung, Rabu (28/9/2005).Hadiyanto juga berharap, agar tim petugas lapangan dari Dinas Pertanian Kota Bandung juga segera melakukan penyemprotan disinfektan sampai 3 Km dari tempat kandang ayam yang terserang virus flu burung tersebut.Sementara itu dari pihak pengurus warga RT 03/RW 02 Kecamatan Sukasari, Kelurahan Geger Kalong Bandung, telah menyebarkan surat pemberitahuan kepada warga. Isinya, jika warga memiliki unggas dimohon segera untuk melapor. Warga juga diminta untuk tidak panik.Saat ini penyemprotan di kompleks tersebut masih berlangsung. Tak sedikit dari warga sekitar yang memiliki unggas, berupa ayam jago warga dibawa ke petugas untuk divakasinasi dan diambil darahnya."Saat ini belum ada laporan dari warga yang mengeluh sakit keras dan mendadak. Banyak warga yang telepon ke rumah, tanya soal flu burung. Nanti kita juga mau rapat kepengurusan warga bahas masalah ini," ungkap sekertaris RT 03/RW 02, Asep. Akibat ditemukannya kasus flu burung ini, pemerintahan Kota Bandung telah menetapkan status siaga. Padahal sebelumnya pemerintahan Kota Bandung menetapkan Bandung bebas dari endemi virus flu burung.Dari pengakuan pegawai yang pernah mengurusi ayam jago milik Yoga Heriyono, kematian ayam pernah terjadi pada bulan Agustus 2005. Sebanyak 23 ekor ayam ditemukan mati. Tidak jelas diketahui dengan pasti penyebab kematian ayam-ayam tersebut. Bahkan para pengurus ayam ini juga pernah memakan daging ayam jago yang telah mati tersebut. Yoga Heriyono telah memelihara ayam jago tersebut sejak tahun 2003. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads