Menjelang Kenaikan BBM, SPBU Diserbu Pengguna Kendaraan
Rabu, 28 Sep 2005 21:18 WIB
Jakarta - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Oktober mendatang, para pengguna kendaraan harus rela bersabar menunggu antri di SPBU. Bahkan antrian kendaraan itu membludak hingga ke jalan raya di sekitar SPBU-SPBU DKI Jakarta. Berdasarkan pengamatan detikcom antrian panjang terjadi diantaranya di SPBU 34-12210 Jalan Arteri Senayan Jakarta Selatan, di SPBU ini, antrian mobil membludak hingga jalan raya sampai kira-kira 400 meter.Di SPBU ini juga terlihat ada beberapa orang yang coba mendapat BBM dengan membawa derijen, namun petugas SPBU menolak karena dilarang oleh pemilik SPBU.Tak ayal, kondisi ini menyebabkan kemacetan yang panjang hingga stasiun Pal Merah. Ratusan motor pun terlihat antri. Untuk pengemudi motor yang baru datang di SPBU ini membutuhkan waktu 30 sampai 45 menit untuk mendapat mengisi motornya dengan BBM.Antrian panjang ini juga yang membuat beberapa polisi berjaga-jaga di sekitar SPBU tersebut.Seorang polisi yang berjaga menjelaskan, di seluruh SPBU DKI Jakarta saat ini dipatroli oleh sekitar dua sampai tiga orang petugas. Hal ini untuk mengantisipasi gejolak masyarakat terhadap kenaikan BBM."Nanti menjelang kenaikan harga BBM petugas yang berjaga lebih banyak lagi," kata seorang petugas yang enggan disebut namanya.Antrian BBM juga terjadi di SPBU sekitar Jalan Dokter Wahidin, Gunung Sahari Jakarta Pusat diantaranya di SPBU 34-10601, SPBU 34-0137, SPBU 34-10603. Antrian mencapai 15 samapai 20 mobil.Begitu juga di SPBU 34-10702 di Jalan Jayakarta, Sawah Besar, SPBU 31-0112 di Jalan Abdul Muis, Tanah Abang, dan di SPBU 34-10201 Pejompongan.Bahkan di SPBU Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat dan dua SPBU di Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, antrian hingga membludak ke jalan raya dan menimbulkan kemacetan.
(ahm/)











































