detikNews
Sabtu 13 April 2019, 21:47 WIB

Debat Ke-5 Pilpres

Sesi Ketiga Datar, 01 Diuntungkan Ma'ruf Kuasai Isu Ekonomi Syariah

Haris Fadhil - detikNews
Sesi Ketiga Datar, 01 Diuntungkan Maruf Kuasai Isu Ekonomi Syariah Debat kelima pilpres (ist/KPU)
Jakarta - Debat pamungkas Pilpres 2019 memasuki sesi ketiga. Pembahasan di antara kedua paslon dianggap datar, namun paslon 01 diuntungkan oleh keberadaan Ma'ruf Amin, yang menguasai isu ekonomi syariah.

"Datar sebenarnya, agak datar, tone-nya rendah dua-duanya, nggak ada ide baru. Tapi menurut saya, pasangan nomor 01 diuntungkan ya. Kebetulan menyenangkan buat 01 karena ada tema spesifik yang dikuasai oleh hanya Kiai Ma'ruf. Satu tadi masalah pajak, terkait zakat juga misalnya, kemudian di situ sampai keluar bahasa Arab tadi, itu added value juga secara elektoral. Kedua, ketika membahas ekonomi syariah," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat dihubungi, Sabtu (13/4/2019).



Dia mengatakan sebenarnya kedua paslon datar dalam menjelaskan persoalan yang dibahas. Namun Ma'ruf terlihat lebih diuntungkan karena pembahasan tersebut merupakan bidangnya meski belum dimanfaatkan maksimal.

[Gambas:Video 20detik]


"Kiai Ma'ruf terlihat secara terminologi penggunaan bahasa memang itu bidang dia, walaupun sayangnya tidak dimanfaatkan dengan cukup agresif," ujarnya.



Soal pengembangan wisata halal, menurut dia, kedua calon tak memaparkan hal baru. Kedua paslon dinilai tak menjelaskan secara mendalam soal wisata halal sehingga tidak menjadi pembahasan yang diingat orang.

"Menurut saya, tidak cukup mendalam terkait wisata halal, sehingga tidak menjadi bahasan yang cukup diingat orang. Kalau kita jujur, tadi dua-duanya dari bahasan pajak dan ekonomi syariah yang sifatnya spesifik, menurut saya, keduanya gagal menjelaskan hal tersebut," ucap Yunarto.


Simak Juga Adu Ide Ma'ruf dan Sandi soal Keuangan Syariah dan Produk Halal:

[Gambas:Video 20detik]


(haf/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed