detikNews
Sabtu 13 April 2019, 20:59 WIB

Debat Kelima Pilpres

Sebut Arah Bangsa Salah, Prabowo Ajak Contoh China

Dwi Andayani - detikNews
Sebut Arah Bangsa Salah, Prabowo Ajak Contoh China Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di panggung debat pamungkas. (Dwi/detikcom)
Jakarta - Capres Prabowo Subianto mengatakan bangsa Indonesia harus berani melakukan evaluasi terhadap pembangunan yang dijalankan. Prabowo bahkan menyebut Indonesia bisa belajar dari China terkait upaya menghilangkan kemiskinan.

"Kita harus contoh seperti Republik Rakyat Tiongkok dalam 40 tahun, dia hilangkan kemiskinan 40 tahun. Kita harus contoh, berani belajar dari yang hebat," kata Prabowo dalam debat kelima pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).



Prabowo mengaku tidak menyalahkan Jokowi atas pembangunan yang dinilai menyimpang dari filosofi bangsa, Menurut dia, pembangunan yang menyimpang itu merupakan kesalahan semua anak bangsa.

[Gambas:Video 20detik]


"Jadi kembali lagi saya terus terang saja, saya tidak menyalahkan Pak Jokowi, saya tidak menyalahkan. Ini kesalahan kita sebagai bangsa dan sudah berjalan belasan, bahkan puluhan tahun, tapi kita harus berani mengoreksi diri kita salah jalan," ujar dia.



Mantan Danjen Kopassus itu kemudian mengajak semua elemen masyarakat kembali kepada UUD 1945. Dia meminta pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan dan memastikan petani serta nelayan sejahtera.

"Ini kesalahan kita semua, jadi kita ini salah jalan. Kita harus kembali ke UUD 1945 Pasal 33, belajar yang baik. Kita harus berani merencanakan pembangunan industrialisasi, ciptakan lapangan pekerjaan, lindungi petani, lindungi nelayan," ujar dia.


Simak Juga Visi-Misi Prabowo-Sandi: Kritik Deindustrialisasi dan Jebakan 5%

[Gambas:Video 20detik]


(knv/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com