Mabes Polri Bantah Jakarta Berstatus Siaga I

Mabes Polri Bantah Jakarta Berstatus Siaga I

- detikNews
Rabu, 28 Sep 2005 16:33 WIB
Jakarta - Menjelang aksi mogok nasional yang akan berlangsung Kamis (29/9/2005), kondisi Jakarta masih tergolong aman. Pasukan khusus pun belum dikerahkan mengantisipasi demo gede-gedean menolak BBM ini.Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Aryanto Boedihardjo membantah pernyataan Gubernur Sutiyoso yang menyebutkan status Jakarta ditetapkan siaga I."Ukuran Sutiyoso itu di mana, yang menangai unjuk rasa kan Polri. Yang berhadapan dengan lapangan dan masyarakat itu kan Polda setempat. Yang menghadapi demonstrasi itu juga Polda," kata Aryanto saat dikonfirmasi mengenai penyataan Sutiyoso bahwa Jakarta berstatus siaga I.Hal ini disampaikan dia di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (28/9/2005).Menurut dia, kondisi Jakarta masih kondusif. "Jadi kami belum menyatakan siaga satu, dua, atau apapun karena kondisinya masih tergolong biasa saja,' ujar Aryanto.Lebih lanjut Aryanto menyatakan, Mabes Polri belum mengerahkan pasukan khusus mengantisipasi aksi 29 September."Kami belum melakukan pengerahan pasukan khusus, nantinya kita lihat kondisi dulu di lapangan apakah perlu pasukan khusus. Polisi masih melakukan protap seperti biasa," ujarnya.Aryanto pun mengimbau agar masyarakat Jakarta menyampaikan aspirasi secara damai.Seperti diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menetapkan status Jakarta siaga satu menjelang mogok nasional menolak kenaikan harga BBM pada 29 September.Pasukan TNI/Polri pun telah dikerahkan mengamankan jalannya aksi tersebut. Bahkan, ratusan kendaraan sudah siap mengangkut penumpang yang terancam terlantar besok. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads