Dar Der Dor Panikkan Antrean BBM
Rabu, 28 Sep 2005 16:05 WIB
Semarang - Dor...dor...dor...!!! Beberapa tembakan memekakkan telinga. Pengantre BBM di SPBU Penggaron Semarang Timur, Rabu pagi (28/9/2005) , pun panik. Tapi setelah itu, antrean BBM malah jadi lebih tertib. Loh?Peristiwa tersebut terjadi ketika SPBU bernomor 44-50128 itu sedang kosong dan menunggu kiriman BBM dari Pertamina. Para pembeli sudah tidak sabar lagi. Mereka menyemut hingga keluar areal SPBU dan memenuhi jalan. Situasi menjadi tidak tertib.Antrean yang sangat semrawut membuat jalan yang menghubungkan Semarang-Demak itu macet. Enam polisi yang berjaga sepertinya tidak tahan dengan kondisi itu. Mereka pun menembakkan pistolnya ke udara sebagai peringatan. Dorrr!!!Suara menggelegar yang terdengar berkali-kali itu mampu menghenyakkan para pengantre BBM. Mereka yang pada awalnya saling ribut dan ngotot berebut tempat, langsung berbenah. Setengah jam kemudian, antrean tertib."Ya. Pengantre langsung tertib begitu ada tembakan. Rupanya mereka takut juga. Masak antre saja harus pakai tembakan," keluh salah seorang warga setempat Suwarno (37) kepada detikcom, Rabu (28/9/2005).Suwarno juga mengaku kaget dengan suara tembakan itu. Ia sama sekali tidak menyangka kalau polisi mengeluarkan tembakan hanya untuk menertibkan pengantre. Ketika ditanya berapa kali tembakan terdengar, ia mengaku lupa.Sekitar pukul 09.30 WIB, truk tangki pengangkut premium tiba di lokasi. Kehadiran truk itu segera membuat pengantre sedikit lega. Premium pun berhasil disalurkan dalam suasana tertib. Tentunya, tanpa tembakan lagi.
(jon/)











































