detikNews
Jumat 12 April 2019, 17:48 WIB

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 52,2% Prabowo 38,8%

Rolando Fransiscus - detikNews
Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 52,2% Prabowo 38,8% Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Alvara Research Center kembali merilis survei elektabilitas Pilpres 2019. Hasilnya, selisih antara Jokowi dan Prabowo terpaut Rp 13,8%.

"Hasilnya bisa kita lihat elektabilitas untuk kedua kandidat untuk pasangan 01 Jokowi-Kiai Maruf Amin itu di 52,2% sementara pasangan Prabowo-Sandi itu di angka 38,8%," kata Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali saat rilis survei di Hotel Oria, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).

Survei ini dilakukan tanggal 2-8 April 2019. Survei menggunakan multi-stage random sampling dengan melakukan wawancara terhadap 2.000 responden yang berusia 17 tahun ke atas dan memiliki hak pilih. Rentang margin of error sebesar 2,23% dengan tingkat kepercayaan 95%.



Sebelumnya, Alvara Research Center juga telah melakukan survei nasional di bulan Agustus 2018, Oktober 2018, Desember 2018 dan Februari 2019. Berdasarkan survei ini, jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan makin berkurang.

"Elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami kenaikan pada survei bulan April 2019, tapi kenaikan ini sudah terlambat, pemilu tinggal beberapa hari, kecil kemungkinan elektabilitas Prabowo-Sandi mampu menyalip Jokowi-Ma'ruf Amin," tambah Hasanuddin.

Alvara mencatat Prabowo-Sandi hanya unggul di Pulau Sumatera sementara Jokowi-Ma'ruf menang di Jawa dan Indonesia bagian timur. Jokowi unggul di generasi milenial dan kelompok usia yang lebih tua sementara suara di Gen Z diperebutkan dua calon.



Alvara lalu membuat 3 skenario hasil akhir Pilpres. Ketiganya mengunggulkan Jokowi dibanding Prabowo. Berikut paparan dari Alvara:

Skenario I : Joko Widodo-Ma'ruf Amin (57,3%) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (42,7%)
Asumsi skenario I : Hasil survey April 2019 ditambah dengan undicided voters terbagi sama rata ke masing-masing kandidat dan pemilih dari masing-masing pemilih 100% solid mendukung kandidat Capres-Cawapres yang didukungnya

Skenario II: Joko Widodo-Ma'ruf Amin (55,9%) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (44,1%)
Asumsi skenario II: Hasil survey April 2019 ditambah dengan pembagian undicided voters
berdasarkan kecenderungan pilihan kandidat dan perhitungan separuh pemilih yang masih mungkin pindah (swing voters), pindah ke kandidat lawan.

Skenario III: Joko Widodo-Ma'ruf Amin (59,9) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (40,1%)
Asumsi skenario III : Estimasi menggunakan regresi logistik dengan parameter demografi (usia, pendidikan, strata sosial, agama, etnis), area, dan dukungan pemilih partai
(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com