Solar Makin Langka di Bali
Rabu, 28 Sep 2005 12:44 WIB
Denpasar - Sejumlah kabupaten dan kota di Bali mengalami kelangkaan solar. Akibatnya sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tutup karena kehabisan solar. SPBU yang masih buka pun diserbu hingga terjadi antrean panjang.Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu (28/9/2005), mayoritas SPBU di Denpasar memasang pengumuman solar habis. Pengumuman itu tertempel di SPBU kawasan Sanur, Renon, Jalan Gatot Subroto dan Padang Galak.Kelangkaan solar juga menimpa kabupaten Bangli dan Gianyar. Di sebuah SPBU Renon I yang terletak di Jalan Puputan Raya Renon misalnya, tampak beberapa mobil yang kecele saat akan membeli solar. Sejumlah mobil yang telah masuk areal SPBU itu terpaksa keluar lagi dengan tangan kosong. Petugas di SPBU Renon I bagian penerimaan BBM, Wayan Masa menyatakan, persediaan solar sudah habis sejak Selasa (27/9/2005) kemarin malam. Hingga Rabu (28/9/2005), SPBU Renon I belum menerima suplai solar. "Solar di sini cepat habis karena beberapa SPBU di daerah pinggiran seperti di Padang Galak dan Gatot Subroto habis. Akhirnya para konsumen itu tumplek ke sini," kata Wayan Masa.Biasanya dalam kondisi normal SPBU Renon I menghabiskan 7 ton solar per hari. Namun sejak Selasa (27/9/2005) kemarin SPBU Renon I menghabiskan 8 ton dalam setengah hari. Sementara itu di SPBU Jalan Tjok Agung Tresna diserbu para konsumen sehingga terjadi antrean panjang. Antrean bahkan meluber hingga ke jalan raya karena SPBU itu merupakan SPBU kecil. Truk yang seharusnya tidak boleh melewati Jalan Tjok Agung Tresna juga nekat ikut mengantre BBM. Manajer Operasional SPBU Tjok Agung Tresna, Gede Darma Susila mengaku SPBU diserbu konsumen sejak kemarin. Dia mengaku beberapa mobil datang dari Bangli dan Gianyar untuk mendapatkan solar. "Tadi pagi sekitar pukul 11.00 WITA banyak antrean karena di daerah lain banyak yang kosong," kata Gede.Penjualan solar di SPBU Tjok Agung Tresna biasanya 8 ton per minggu. Namun sejak kemarin menghabiskan solar 8 ton per hari. Kini menjelang kenaikan BBM, SPBU Tjok Agung Tresna hanya mendapat jatah 8 ton untuk 4 hari.
(iy/)











































