Nazaruddin Ngaku Hanya Dapat Bonus US$ 44.900
Rabu, 28 Sep 2005 12:37 WIB
Jakarta - Alih-alih mendapat US$ 160 ribu, Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin hanya mengaku dapat uang taktis KPU sebesar US$ 44.900. Ia menganggap dana itu sebagai bonus yang menjadi bagiannya.Dana itu diterimanya dari Kepala Biro Keuangan KPU Hamdani Amin yang kini menjadi terdakwa kasus korupsi di KPU. Hamdani sejak pukul 10.00 WIB disidang di Pengadilan Tipikor, Gedung Uppindo, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (28/9/2005)."Istilah saya itu adalah bonus. Saya terima pada tahun 2004 sebanyak tiga kali. Namun saya tidak pernah berpikir apa-apa, uang itu berasal dari mana saat menerima," kata Guru Besar FISIP UI itu dalam kesaksiannya.Menurut Nazar, ia baru mengetahui uang tersebut berasal dari rekanan KPU sebelum ia ditahan KPK. Sebab selama ini ia tidak tahu menahu soal dana yang diurus Hamdani. "Jadi saya tidak mengurus keuangan. Itu urusan Sekretariat Jenderal," ungkapnya.Dijelaskannya, seluruh dana yang diterima KPU hanya berasal dari APBN dan berbentuk rupiah, sehingga dia tidak mengetahui asal uang dalam bentuk dolar AS yang diterimanya itu. "Saya tidak pernah tanya dana yang dikumpulkan terdakwa," ujar dia.Meski didesak majelis hakim soal dana itu, Nazar tetap bersikukuh tidak mengetahuinya. "Itu namanya dana nonbudgeter," kata majelis hakim Ahmad Linoh.Namun Nazar kembali menegaskan, seluruh anggota KPU saat berangkat ke luar negeri menggunakan dana APBN. "Ada juga yang mengajak istrinya dan istri saya juga ikut. Saya juga tidak tahu secara jelas dana untuk istri-istri itu. Tapi biasanya kan pejabat-pejabat ke luar negeri didampingi istrinya," kilah Nazar.Nazar juga membantah ia ikut mengumpulkan dana rekanan yang berasal dari PT Pura Baru Utama dan PT Leces.Mendengar kesaksian Nazar, Hamdani menolak mentah-mentah. Menurut Hamdani, total dana yang diterima Nazar sebasar US$ 160 ribu. Dana itu diberikan dalam lima tahap."Ada juga dana yang saya terima dari Pak Ketua sebanyak tiga kali dari PT Pura Baru Utama dan Pabrik Kertas Leces, totalnya US$ 602.965," ungkap dia.Nah, siapa yang jujur, siapa yang bohong?
(umi/)











































