Bela Prabowo, Amien Rais: Pemimpin Harus Bisa Marah

Bela Prabowo, Amien Rais: Pemimpin Harus Bisa Marah

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 11 Apr 2019 02:07 WIB
Bela Prabowo, Amien Rais: Pemimpin Harus Bisa Marah
Amien Rais (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais, membela capres Prabowo. Amien mengatakan seorang pemimpin harus bisa marah karena untuk melindungi bangsa dan negara.

"Prabowo marah karena melindungi bangsa dan negara," kata Amien dalam kampanye terbuka Prabowo Subianto di Stadion Sriwedari Solo, seperti dilansir Antara, Rabu (10/4/2019).


[Gambas:Video 20detik]


Oleh karena itu, politikus senior PAN ini meminta masyarakat tidak ragu memilih capres-cawapres nomor urut 02 itu pada Pemilu 17 April nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ikut Prabowo-Sandi yang memegang teguh bahwa Islam rahmatan lil alamin. Prabowo tidak akan membedakan agama, suku bangsa, dan ras. Itulah unggulannya," katanya.


Ia mengatakan, dalam diri Prabowo mengalir tiga DNA, yaitu Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo. Selama ini tiga tokoh tersebut sangat menjunjung tinggi nasionalisme bangsa.

"Prabowo adalah calon pemimpin yang mencintai bangsanya, rakyatnya. Tidak akan menjual negara kepada asing dan Aseng," kata Amien.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mengatakan Solo merupakan kota yang bersejarah karena pada 1905 berdiri organisasi pertama yang ingin memerdekakan Indonesia dari penjajah asing, yaitu Syarikat Dagang Islam.


"Dari Solo juga kita berharap akan ada presiden baru untuk membebaskan dari penjajah asing, yaitu Pak Prabowo," katanya.

Pada kampanye terbuka terakhir tersebut, selain Amien Rais dan Hidayat Nur Wahid, beberapa tokoh politik yang hadir, di antaranya Titik Soeharto dan Rachmawati Soekarnoputri.


Saksikan juga video 'Gaya Prabowo Tirukan 'Orasi' Pejabat Sopan':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/jbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads