detikNews
Rabu 10 April 2019, 23:58 WIB

Kasus Audrey akan Direkonstruksi, Polisi Pakai Pemeran Pengganti

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kasus Audrey akan Direkonstruksi, Polisi Pakai Pemeran Pengganti Siswi terduga pelaku pengeroyokan terhadap Audrey saat memberi kesaksian kepada pihak kepolisian. (Foto: ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/foc)
Jakarta - Polisi akan merekonstruksi kasus pengeroyokan A, siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat, yang kasusnya sampai memicu petisi viral 'Justice for Audrey' ini. Polisi akan menggunakan pemeran pengganti saat rekonstruksi nanti.

"Sudah ada olah TKP (tempat kejadian perkara). Kami juga atas arahan Dirkrimum Polda Kalbar, mungkin akan kita lakukan rekonstruksi agar ada persesuaian. Pakai pemeran pengganti dulu, karena ini baik korban maupun tersangka merupakan anak-anak. Sehingga perlakuan terhadap mereka harus hati-hati," kata Kapolresta Pontianak Kombes M Anwar Nasir seperti di-posting di akun Instagram-nya, Rabu (10/4/2019).


Dia mengatakan, sejak dilakukan pemeriksaan, para pelaku didampingi keluarga, Badan Pemasyarakatan (Bapas), serta Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD). Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka, yakni L, TPP, dan NNA.

Anwar mengatakan telah memeriksa sembilan orang saksi. Dia mengatakan polisi melakukan proses hukum sesuai dengan fakta yang ada.


"Jadi faktanya itu menjambak rambut, kemudian ada juga sampai mendorong sampai terjatuh, kemudian ada juga satu tersangka yang memiting, juga kemudian yang melempar sandal juga. Itu ada dilakukan tetapi hasil visumnya seperti yang tadi. Kasus ini kita proses berdasarkan fakta yang ada dan itu diakui pelaku bahwa melakukan itu," ucap dia.

Anwar mengatakan ketiga tersangka dikenai Pasal 80 ayat 1 UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 3 tahun 6 bulan kategori penganiayaan ringan. Namun, karena para pelaku belum tergolong dewasa, akan dilakukan diversi.


Apakah akan ada tersangka lagi dalam kasus ini? "Tidak ada lagi, cukup tiga saja," tutur Anwar.
(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed