DetikNews
Rabu 10 April 2019, 19:40 WIB

Kata Sandi Pilpres Ibarat Investasi, Salah Pilih Ruginya 5 Tahun

Muhammad Idris - detikNews
Kata Sandi Pilpres Ibarat Investasi, Salah Pilih Ruginya 5 Tahun Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, menyebut kalau gelaran Pilpres 2019 tak ubahnya dengan investasi masa depan. Memilih pemimpin yang salah, imbasnya tentu sampai 5 tahun ke depan. Menurutnya, masalah ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini cukup runyam, dari harga pangan tak terkendali hingga susahnya mencari kerja.

"Saya tak rela 5 tahun masa depan generasi kita karena salah investasi. Jangan salah pilih, jangan biarkan 5 tahun ke depan salah investasi. Jangan sampai kemenangan tertunda, pastikan kita investasi tanamkan modal pada 17 April nanti. Rumusnya TPS, Tusuk Prabowo Sandi," tegas Sandi dalam orasinya di depan ribuan milenial Jakarta YES 2019 yang memenuhi tribun Istora Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

"Pilih yang kanan ya (nomor 02). Sumbangkan suara berharga agar jadi berkah 5 tahun ke depan. Jadi investasi yang tidak akan merugi, 5 tahun dapat return, saya sudah kalkulasikan dengan baik. Return-nya apa? Catat ya! Ada 5," lanjut Sandi.

Setidaknya, dirinya menjanjikan sejumlah perubahan yang bisa direalisasikan dalam 5 tahun ke depan sebagai janji imbal hasil investasi pada pilpres 17 April nanti. Dari mulai perbaikan ekonomi, hingga membereskan ketidakadilan hukum di Indonesia.


"Catat, pertama penciptaan lapangan kerja, dan yang utama tenaga kerja lokal. Kita sungguh-sungguh berkomitmen pada kewirausahaan dan sektor usaha kreatif. Kedua stabilisasi ekonomi, pengendalian harga dan peningkatan daya beli masyarakat," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

"Ketiga kepastian hukum, karena Prabowo - Sandi tegas melawan siapapun yang membengkokkan hukum yang hanya tajam ke oposisi tapi tumpul ke penguasa. Martabat bangsa harus dijaga, kita kurangi beban negara lewat infrastruktur yang berkeadilan dan tak membebani anggaran negara, jadi kue ekonomi bisa terdistribusi ke warga ekonomi lemah," tambahnya.

Menurut dia, janji-janji kampanye tersebut sangat bisa direalisasikan. Dirinya sudah melakukan kalkulasi dengan memetakan masalah-masalah di Indonesia yang bisa dibereskan dengan segera.

"Ini bukan retorika, saya sudah kalkulasi sejujur-jujur dan sebenar-benarnya. Kita ciptakan lapangan kerja lewat insentif pajak. Kita ciptakan kerja lewat (program) Rumah Siap Kerja. Milenial harus tentukan masa depan kita. Ashiaaap?" tandas Sandi sembari melemparkan pertanyaan yang disambut gemuruh riuh ribuan milenial yang datang.


(prf/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed