detikNews
Rabu 10 April 2019, 14:15 WIB

Mendes Banggakan Jokowi soal Dana Desa di Depan Kepala-Perangkat Desa

Rolando - detikNews
Mendes Banggakan Jokowi soal Dana Desa di Depan Kepala-Perangkat Desa Silatnas Pemerintah Desa se-Indonesia Foto: Rolando/detikcom
Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo bicara acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia Tahun 2019. Dalam pidatonya, Eko membanggakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalankan program dana desa.

Eko mengatakan, tidak terasa sudah 4 tahun lebih pemerintah menjalankan program dana desa. Awal diluncurkan, ada banyak masalah yang terjadi terkait pelaksanaan program ini. Namun seiring waktu, berbagai persoalan itu bisa diselesaikan.

"Wajar kalau awalnya kita banyak belajar dulu. Banyak orang yang menyinggung bahwa kepala desa tidak siap, perangkat desa tidak siap, program ini belum siap. Tapi bapak presiden mengatakan program ini harus jalan, kita punya tugas untuk membantu kepala desa," kata Eko disambut tepuk tangan para peserta.

"Itu perintah dari pak presiden. Saya diminta bekerja sama dengan semua instansi untuk bisa membantu kepala desa. Pak presiden langsung naikkan dana desa dari Rp 20,7 jadi Rp 46,98 triliun rupiah. Itu keberanian luar biasa dari Pak Jokowi dan komitmen luar biasa untuk dana desa," ucapnya.


Menurut Eko, langkah-langkah yang diambil Jokowi khususnya dana desa sangat efektif mengatasi ketimpangan. Pertumbuhan ekonomi yang tidak dibarengi antara di kota dan di desa akan menimbulkan persoalan besar. Karena itu, dia bersyukur program dana desa ini bisa berdampak besar bagi desa.

"Tahun lalu penyerapannya naik jadi 99,92% nyaris sempurna. Dan yang membanggakan kerja keras dari kepala desa juga mengagetkan kita semua. Dalam 4 tahun ini desa telah mampu membangun infrastruktur dalam skala sangat masif yang tidak pernah terjadi dalam sejarah Indonesia. Bahkan ada yang tidak percaya juga bahwa dengan bisa membangun lebih dari 191 ribu km jalan desa hingga akhir tahun lalu. Memang 191 ribu km itu panjang. Bahkan ada yang nyinyir mengatakan bahwa itu 4 kali mengelilingi bumi. Kerja keras kita nggak dihargai," ucapnya.

"Tapi alhamdullilah komitmen dari teman-teman juga saya jelaskan. Bahwa memang 191 ribu km itu panjang, tapi kalau dibagi 74.900 desa, karena Indonesia ini negara besar bukan negara satu kota atau kecematan, dibagi 4 tahun, satu desa itu 662 km. Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia. Kita siap, kita mampu membangun 100 km jembatan. Puluhan ribu PAUD dan posyandu. Itu memang panjang. Sekian air bersih yang tadinya tidak punya sarana air bersih. Ini hasil kerja keras dari para kepala-kepala desa walaupun dibully, tidak didukung, tapi komitmen keras telah membuktikan bahwa bisa," sambung Eko.

Eko mengatakan, saat ini ada 23 negara mengirim delegasi untuk mempelajari dana desa di desa-desa di Indonesia. Menurutnya ini adalah bukti kerja keras pemerintah diakui dunia.

"Bapak ibu sekali perlu bangga, karena dana desa telah mampu mengurangi kemiskinan di Indonesia. Kita bisa lihat dari grafik untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia kemiskinan Indonesia single digit. Yang membanggakan untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia penurunan kemiskinan di desa Indoensia lebih cepat daripada penurunan kemiskinan di kota. Ini kerja keras dari kepala desa dan serta perangkat desa, masyarakat dan jangan lupa pendamping desa juga," ujarnya.

Meski demikian, Eko meminta para kepala dan perangkat desa tidak cepat berpuas diri. Menurutnya ada banyak PR di desa yang masih harus dikerjakan, salah satunya adalah menurunkan angka stunting. Dia juga meminta dana desa dikelola untuk meningkatkan SDM di desa, sehingga ke depan anak-anak desa tidak kalah dengan kota.


"Bapak-bapak ibu-ibu tidak boleh berpuas diri. Bapak-bapak masih punya pekerjaan rumah yang besar. Bapak presiden dalam amanatnya meminta dibuat RPJM. Saya diperintahkan agar dana desa dinaikan dari Rp 257 triliun menjadi Rp 400 triliun. Mau atau nggak?" tanya Eko.

"Mau...!" jawab para peserta kompak.

"Bisa dikelola dengan baik atau tidak? Bisa dijaga agar tidak bocor bisa atau tidak?" tanya Eko lagi.

"Bisa...!" sahut mereka.


Informasi lainnya dari Kemendes PDTT bisa dilihat di sini.

Simak Juga "Jokowi Minta Korpri Awasi Dana Desa Sampai Jadi Barang":

[Gambas:Video 20detik]


(hri/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed