Demi BBM, Pembeli Rela Tunggui SPBU Kosong
Rabu, 28 Sep 2005 10:02 WIB
Semarang - Demi BBM, masyarakat Semarang harus mengeluarkan daya kesabaran yang ekstra tinggi. Sampai-sampai, ratusan orang mengantre di SPBU kosong. Mereka nekat menunggu hingga suplai BBM Pertamina turun. Demikianlah yang terjadi di SPBU Jalan Sriwijaya Semarang. Pada pukul 07.00 WIB, Rabu (28/9/2005) ratusan orang dengan kendaraan roda empat dan dua berjejer rapi, meski belum ada kepastian jam berapa BBM akan dikirim Pertamina.Salah satu pembeli Ardi (24) mengatakan telah mengantre sejak pukul 05.30 WIB. Dengan mengantre lebih pagi, ia berharap bisa mendapat premium secepatnya. Tapi apa hendak dikata, SPBU masih kosong."Saya tahu SPBU ini kosong sejak kemarin sore. Tapi daripada mengantre di SPBU lain yang sudah penuh pembeli lebih baik menunggu di sini saja," katanya kepada detikcom, Rabu (28/9/2005).Ardi, seorang mahasiswa, menceritakan, kemarin ia sudah mengantre di SPBU lain. Selama tiga jam lebih antre, dia baru dapat dua liter premium. Ia mau mengisi full tank tapi dilarang petugas."Katanya, kami harus berbagi dengan pembeli lain. Petugas tidak mau mengisi saat saya minta tangki kendaraan saya diisi penuh," lanjutnya.Hal yang sama juga diungkapkan Ety (28). Perempuan yang mengaku warga Lempongsari Semarang ini akan menunggu hingga suplai BBM datang meski hanya dapat sedikit. Petugas menutup pintu masuk SPBU dengan berbagai tulisan yang intinya menyatakan BBM habis. Meski demikian, antrean mobil di SPBU ini masih panjang. Mobil dan motor berjejer hingga meluber ke badan jalan.
(asy/)











































