detikNews
Rabu 10 April 2019, 12:17 WIB

Polri Kantongi Identitas Kreator Hoax 'Server KPU Di-setting'

Farih Maulana Sidik - detikNews
Polri Kantongi Identitas Kreator Hoax Server KPU Di-setting Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Dua buron kasus hoax 'server KPU Di-setting' masih diburu polisi. Polisi sudah mengantongi identitas pelaku, yang merupakan kreator hoax itu.

"Jadi sudah diketahui identitasnya keduanya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).


Dedi menerangkan penyidik sudah memprofil dua DPO itu. Keduanya adalah kreator sekaligus pemilik akun Instagram yang pertama kali memviralkan dan orang yang memberi paparan di video viral itu.

"Ya dari penyidik sudah lakukan profilling, dua DPO tersebut, baik pemilik akun IG yang diduga sebagai kreator dan buzzer, yang pertama kali memviralkan daripada video tersebut, termasuk seseorang yang menyampaikan secara verbal, yang ada di dalam rapat itu. Itu yang kita dapat identitasnya," ujarnya.

Selain itu, penyidik dari Direktorat Cyber masih berusaha mencari lokasinya. Ada dua lokasi yang dicurigai, di daerah Jawa Tengah dan Tangerang.

"Kita masih menunggu dari hasil kerja tim lapangan dari Direktorat Cyber untuk pengejaran dua DPO tersebut," tuturnya.

Dedi belum memastikan dua DPO itu saling kenal atau tidak. Keduanya akan langsung ditetapkan jadi tersangka jika tertangkap.

"Nanti kalau sudah ketangkap semuanya, dua-duanya langsung ditetapkan jadi tersangka dan ditahan. Karena dia sebagai kreator dan buzzer," ucapnya.


Polisi sebelumnya sudah menangkap dua tersangka penyebar hoax itu, EW dan RD. Keduanya spontan memviralkan di akun media sosial tanpa verifikasi dan konfirmasi.

"Yang dua itu lebih kepada dia spontan saja. Ketika dia melihat video itu, tanpa konfirmasi dan verifikasi, dianggap itu informasi yang benar. Karena dia anggap benar, dia tambah lagi narasinya, kemudian diviralkan. EW dia viralkan dengan akun Twitter-nya, kemudian RD dia viralkan melalui akun Facebook-nya," pungkasnya.


Simak Juga "Lawan Tuduhan, KPU Diminta Uji Server Bareng Pihak Ketiga":

[Gambas:Video 20detik]


(idh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com