DetikNews
Rabu 10 April 2019, 10:29 WIB

KKP Tangkap 6 Kapal Asing Terkait Illegal Fishing di Laut Indonesia

Haris Fadhil - detikNews
KKP Tangkap 6 Kapal Asing Terkait Illegal Fishing di Laut Indonesia Kapal yang diamankan (Foto: dok. KKP)
Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap enam kapal asing yang diduga melakukan illegal fishing di laut Indonesia. Dari keenam kapal itu, 4 kapal berbendera Vietnam dan 2 kapal lainnya berbendera Malaysia.

"Sejumlah 4 kapal perikanan berbendera Vietnam dan 2 kapal berbendera Malaysia berhasil ditangkap oleh 2 Kapal Pengawas Perikanan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara dan ZEEI Selat Malaka, Selasa (9/4)," kata Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman dalam keterangan tertulis, Rabu (10/4/2019).

Agus mengatakan kapal asing itu ditangkap karena tak memiliki dokumen perizinan dari Pemerintah Indonesia serta menggunakan alat tangkap yang dilarang (trawl). Dari 4 kapal berbendera Vietnam itu, ada 24 awak kapal berkebangsaan Vietnam yang ikut diamankan.

"KP Hiu Macan 01 yang dinakhodai Kapten Samson melakukan penangkapan keempat kapal tersebut sekitar pukul 08.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB dalam operasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Adapun keempat kapal tersebut, yaitu BV 4939 TS, BV 5156 TS, BV 93817 TS, dan BV 93816 TS," tutur Agus.



Empat kapal berbendera Vietnam yang ditangkap itu dibawa ke Stasiun PSDKP Pontianak, Kalimantan Barat, untuk diproses secara hukum. Selain itu, KKP menangkap 2 kapal Malaysia atas nama KM PKFA 8888 (61,70 GT) dan PKF 7878 (67,63 GT).

"Ditangkap oleh KP Hiu Macan Tutul 002 yang dinakhodai Ilman Rustam di ZEEI Selat Malaka sekitar pukul 15.00 WIB. Dua kapal beserta 9 orang awak kapal berkewarganegaraan Myanmar dikawal menuju Pangkalan PSDKP Batam Kepulauan Riau," ujarnya.



Agus mengatakan kapal-kapal perikanan asing tersebut diduga melanggar UU nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar. Tangkapan itu disebutnya menambah deretan kapal perikanan ilegal yang telah ditangkap sebelumnya oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP.

"Sejak Januari hingga 9 April 2019, KKP telah berhasil menangkap 38 kapal perikanan ilegal, yang terdiri dari 28 kapal ikan asing dan 10 kapal perikanan Indonesia. Dari sejumlah kapal ilegal asing yang ditangkap tersebut, 15 kapal berbendera Vietnam dan 13 kapal lainnya berbendera Malaysia," pungkas Agus.



Tonton juga video Inilah Alasan Kenapa Kapal Maling Ikan Harus Ditenggelamkan!:

[Gambas:Video 20detik]


(haf/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed