Siswi SMP di Pontianak Dikeroyok Siswi SMA Gara-gara Urusan Cowok

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 09 Apr 2019 16:50 WIB
Ilustrasi (Foto: istimewa)
Jakarta - Kasus pengeroyokan siswi SMP berinisial A (14) oleh siswi SMA di Pontianak viral di media sosial. Pengeroyokan ini berawal dari masalah pria.

Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar memberikan pendampingan kepada korban siswi SMP ini sejak pertama kali mengadukan masalahnya ke KPPAD pada 5 April 2019. Sejak saat itu, KPPAD telah memberikan trauma healing kepada korban.

Ketua KPPAD Kalbar Eka Nurhayati Ishak menceritakan total ada 12 siswi SMA dari berbagai sekolah di Pontianak yang terlibat dalam pengeroyokan ini. Pelaku utama yang mengeroyok korban berjumlah 3 orang.



"Dua orang provokator, tiga orang pelaku utama, sementara 7 sisanya menyaksikan tapi tidak menolong dan tidak melerai," kata Eva saat dihubungi, Selasa (9/4/2019).

Video: Tuntut Keadilan, #JusticeForAudrey Trending Topik Dunia

[Gambas:Video 20detik]



Eka mengatakan pengeroyokan ini berpangkal dari masalah pria. Korban A memiliki sepupu berinisial P. Mantan pacar P kemudian pacaran dengan D, tapi masih sering berhubungan dengan P sehingga D emosional. Masalah ini berlanjut ke media sosial.

"Korban A ini sering nimbrung dan komentar di medsos. Ini ternyata memancing emosi pelaku," ujar Eva.



Kasus hukumnya sendiri sudah dilaporkan ke Polsek Pontianak Selatan yang kemudian dilimpahkan ke Polres Pontianak. KPPAD saat ini terus mendampingi korban A. Pagi tadi, Eka dan tim KPPAD kembali menjenguk korban di rumah sakit.

"Anak ini masih mual dan muntah jadi dilarikan ke RS, efek kepalanya dipukul dan dibenturkan ke aspal. Tadi kita sudah jenguk korban, sudah ceria, sudah bisa tertawa lagi," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, cerita tentang A ini ramai dibahas di media sosial Twitter hingga muncul tagar #JusticeForAudrey. Pada Selasa (9/4/2019), tagar tersebut menduduki posisi nomor 1 di dunia. (imk/tor)