Makassar Jorok karena Spanduk Caleg, Walkot: Kita Bersihkan Segera

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 09 Apr 2019 16:15 WIB
Foto: Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Taufiq-detikcom).
Makassar - Sebuah taman kecil di wilayah Makassar, menjadi sorotan warga karena jorok. Joroknya taman ini bukan karena sampah, tapi ramainya spanduk caleg yang dipasang di taman itu. Wali Kota , Danny Pomanto menyebut seharusnya alat peraga kampanye tidak bisa diletakkan di sembarang tempat.

Joroknya pemandangan kota Makassar karena spanduk para caleg terlihat jelas di taman Pelita yang berada di Jalan Sungai Saddang, Makassar.

"Ndak bokeh, sama sekali tidak boleh (dipasang)," kata Danny Pomanto di Makassar, Selasa (9/4/2019).



Dia mengatakan pihak Pemkot Makassar akan segera membersihkan spanduk spanduk para caleg itu agar Makassar menjadi kota yang sedap di pandang.

"Kita kasih bersih segera. Saya harap di minggu tenang kita harap ramai ramai seluruh caleg membersihkan kota ini dari alat alat kampanye," ucapnya.

Alat peraga kampanye itu, kata Danny bisa didaur ulang dan diubah oleh masyarakat kecil untuk sesuatu yang lebih bermanfaat ketimbang dibuang ke tempat sampah.

"Ini bisa berguna untuk banyak orang. Orang bisa gunakan baliho nya untuk yang bermanfaat," ucapnya.



Taman Pelita yang berada di Jalan Sungai Saddang, Makassar, ini tidak lagi terlihat sebagai taman. Di pagar taman kecil seluas sekitar 4 X 4 meter ini, terdapar ramai spanduk para caleg.

"Sudah lama seperti ini, tetapi semakin dekat pemilu semakin banyak itu spanduk," kata salah seorang warga Makassar, Ihwan saat ditemui detikcom di sekitar lokasi taman, Senin (8/4/2019).

Lucunya, di dalam taman ini telah terpasang imbauan kepada masyarakat agar masyarakat jorok dalam bahasa Makassar. Pesan itu berbunyi 'Makassar tidak rantasa' atau dalam bahasa Indonesia berbunyi 'Makassar tidak kotor'. (fiq/rvk)